Warga Jakarta Diimbau Bawa Kantong Ramah Lingkungan Saat Berbelanja

Kompas.com - 01/07/2020, 19:29 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Meminimalisir penggunaan kantong plastik sekali pakai saat berbelanja bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah.

Perlu kesadaran masyarakat dan pengelola pasar atau pusat perbelanjaan dalam menghilangkan kebiasaan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melarang peredaran kantong plastik sekali pakai, sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Terkait hal tersebut, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Kasudin LH) Kota Administrasi Jakarta Utara Achmad Hariadi mengimbau agar warga membawa kantong belanja dari rumah saat berbelanja ke swalayan atau pasar.

Baca juga: Sudin LH Jakut Dorong Pengelola Pasar Aktif Kampanyekan Larangan Pemakaian Kantong Plastik

"Untuk warga kami minta punya kesadaran untuk membawa kantong belanja ramah lingkungan. Jadi seperti tas yang bisa dipakai berulang-ulang," kata Achmad saat dihubungi, Rabu (1/7/2020).

Selain membawa kantong belanja dari rumah, Achmad juga mengingatkan warga untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Achmad mencontohkan, jika ingin membeli makanan matang, maka sebaiknya membawa tempat makan sendiri dari rumah.

Ini sebagai bentuk nyata pengurangan kantong plastik yang dipakai untuk membungkus makanan.

Baca juga: Alternatif Bungkus Makanan Mentah dan Matang Selain Kantong Plastik

"Kemudian juga makanan, bawa wadahnya untuk sendoknya pakai yang bukan plastik pakai yang jenis lain. Pokoknya wadah makanan, tumbler (botol minum), sama kantong belanja jadi gaya hidup baru masyarakat saat ini," kata Achmad.

Dengan sadar akan hal diatas, Achmad berharap masyarakat mulai terbiasa dengan mengurangi penggunaan kemasan kantong plastik sekali pakai.

Untuk diketahui, mulai hari ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menerapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Depok 1.297

UPDATE 24 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Depok 1.297

Megapolitan
Mahasiswa FK dan FKM UI Juara Kompetisi Kesehatan Global

Mahasiswa FK dan FKM UI Juara Kompetisi Kesehatan Global

Megapolitan
UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220

UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220

Megapolitan
Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Megapolitan
Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Megapolitan
Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Megapolitan
Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Megapolitan
Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Megapolitan
Selain di Terminal Tanjung Priok, 'Kapten' dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Selain di Terminal Tanjung Priok, "Kapten" dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Megapolitan
Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Megapolitan
Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Megapolitan
Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Megapolitan
Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X