UPDATE 3 Juli, 434 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Kompas.com - 03/07/2020, 20:04 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) SHUTERSTOCKIlustrasi virus corona (Covid-19)
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi secara kumulatif telah mencapai 434 kasus per Jumat (3/7/2020), atau bertambah 26 kasus dari dua hari sebelumnya, yakni Rabu (1/7/2020), yang tercatat 408 kasus.

Berdasarkan situs web corona.bekasikota.go.id diketahui bahwa dari 434 kasus positif Covid-19, ada 359 pasien positif yang sembuh dan 35 pasien positif yang meninggal dunia.

Sedangkan selebihnya, yakni 21 pasien positif, masih menjalani perawatan intensif.

Jumlah pasien sembuh juga bertambah, dibanding dua hari sebelumnya, yaitu 346 orang.

Lalu, secara kumulatif ada 189 pasien suspect meninggal dunia. Jumlah tersebut bertambah satu dari dua hari sebelumnya.

Baca juga: UPDATE 3 Juli: Bertambah 144, Total 11.824 Kasus Covid-19 di Jakarta

Dari 12 Kecamatan di Kota Bekasi, ada sembilan kecamatan dengan pasien Covid-19 dalam perawatan. Artinya, wilayah tersebut masih dalam zona merah.

Namun, status zona merah di tiap kecamatan ini bersifat dinamis, mengikuti jumlah kasus Covid-19 per harinya.

Pasien positif Covid-19 yang saat ini dirawat paling banyak ada di Kecamatan Rawalumbu dan Kecamatan Medan Satria dengan jumlah enam orang.

Sementara itu, ada tiga kecamatan yang diketahui tak memiliki pasien positif Covid-19 lantaran sudah sembuh. Artinya wilayah tersebut sudah dalam zona hijau atau tidak ada kasus Covid-19.

Hingga saat ini masih ada satu pasien yang diawasi (PDP) dan 163 orang dalam pemantauan (ODP). Jumlah ODP berkurang lima orang dari dua hari sebelumnya, yakni 168 ODP.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X