Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Kompas.com - 13/07/2020, 10:32 WIB
Sudin KPKP Jakarta Timur lakukan pemeriksaan hewan kurban di kawasan Kelurahan Dukuh, Jakarta Timur,  Rabu (8/7/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONSudin KPKP Jakarta Timur lakukan pemeriksaan hewan kurban di kawasan Kelurahan Dukuh, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2020)

KEPULAUAN SERIBU, KOMPAS.com - Jelang perayaan Idul Adha 2020, hewan-hewan kurban yang akan dikirim ke Kepulauan Seribu lebih dahulu dicek kesehatannya.

Biasanya pemeriksaan kesehatan dan pengiriman hewan kurban ke Kepulauan Seribu dilakukan tiga hingga sehari jelang perayaan Idul Adha.

"Pemeriksaan dilakukan di dermaga pemberangkatan, biasanya satu dua hari sebelum hewan dipotong," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu Guyantoro saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2020).

Setelah dicek kesehatannya dan dinyatakan sehat, hewan-hewan kurban tersebut diangkut menggunakan kapal menuju ke pulau-pulau permukiman di wilayah Kepulauan Seribu.

Baca juga: Para Pembeli Sapi Kurban di Lenteng Agung Lebih Pilih Transaksi Online

Di wilayah Jakarta sendiri, Guyantoro menyebutkan, ada satu pelabuhan yang biasanya menjadi tempat untuk mengangkut hewan kurban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dermaga tersebut berada di Muara Angke, Jakarta Utara.

"Dilakukan pemeriksaan sebelum hewan diangkut ke kapal dan biasanya pengangkutan itu diangkut dari dermaga Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara," kata Guyantoro.

Hewan-hewan kurban yang sudah sampai biasanya langsung ditempatkan di halaman yang ada. Namun, bila pembeli tidak memiliki lahan cukup luas maka akan langsung ditaruh di halaman masjid.

Baca juga: Harga Sapi Kurban di Jaksel Berkisar antara Rp 16 Juta hingga Rp 90 Juta

"Biasanya mereka tempatkan bila tempat penempatannya kecil biasa di halaman rumah masing-masing kalau ternak kecil, kalau ternak besar biasanya sudah ditambat di halaman masjid atau di lapangan, gitu. Kala Pulau Harapan biasanya di dekat dermaga," kata Guyantoro.

Masih kata Guyantoro, di Kepulauan Seribu sendiri terdapat 11 pulau permukiman yang menjadi lokasi tujuan hewan kurban.

Pulau-pulau tersebut adalah Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Payung, Pulau Tidung, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, Pulau Harapan, Pulau Sebira, Pulau Panggang, dan Pulau Pramuka.

Untuk diketahui, pada Idul Adha 2019 lalu tercatat puluhan hewan kurban dikirim ke berbagai pulau di Kepualuan Seribu.

Sapi sebanyak 85 ekor, disusul kambing 77 ekor dan domba 120 ekor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Megapolitan
Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Megapolitan
Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Megapolitan
Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Megapolitan
Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Megapolitan
Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Megapolitan
Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Megapolitan
PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

Megapolitan
Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.