Kompas.com - 16/07/2020, 18:43 WIB
Balai Kota Depok. KOMPAS.com/CYNTHIA LOVABalai Kota Depok.

DEPOK, KOMPAS.com - Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD Kota Depok tahun 2019 mencapai Rp 670 miliar.

APBD-Perubahan Kota Depok tahun 2019 sebesar Rp 3,88 triliun, sedangkan belanja yang terealisasi sekitar Rp 3,2 triliun.

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman mengatakan, harus ada evaluasi yang serius dari Pemerintah Kota Depok mengenai hal itu.

Pasalnya, selama tujuh tahun terakhir sisa lebih pembiayaan anggaran selalu di atas Rp 500 miliar. Tahun 2015 bahkan Silpa APBD Kota Depok mencapai Rp 1 triliun.

Baca juga: APBD Depok 2020 Ditetapkan Sebesar Rp 2,9 Triliun

"Kita tidak bisa lagi bersikap permisif terhadap kenyataan ini. Silpa dalam jumlah yang besar terjadi setiap tahun hanya menunjukkan ada yang tidak beres dalam pengelolaan anggaran pembangunan Kota Depok," kata Ikravany dalam dokumen pandangan Fraksi PDI-P yang diterima Kompas.com, Kamis (16/7/2020).

Saat dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Depok Mohammad Idris justru menanggapi santai perihal itu. Ia mengatakan, timbulnya Silpa dalam setahun anggaran tidak melulu berarti negatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Idris mengklaim, Silpa tahun lalu Rp 670 miliar dimanfaatkan pada tahun ini untuk membiayai ragam kegiatan.

"Jangan langsung digambarkan negatif. Silpa Rp 670 miliar dari tahun kemarin sudah kami manfaatkan untuk kegiatan-kegiatan (tahun ini) sampai Rp 600 miliar. Jadi ada hikmahnya," ujar Idris.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

Megapolitan
Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Megapolitan
Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Megapolitan
Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Megapolitan
Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Megapolitan
Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Turun Signifikan, BOR di RSUD Kota Bekasi Kini 56 Persen

Jumlah Pasien Covid-19 Turun Signifikan, BOR di RSUD Kota Bekasi Kini 56 Persen

Megapolitan
Sempat 93 Persen, BOR di RS Rujukan Kota Tangerang Kini Sentuh 53 Persen

Sempat 93 Persen, BOR di RS Rujukan Kota Tangerang Kini Sentuh 53 Persen

Megapolitan
Masuk Lippo Mall Kramatjati, Pengunjung Harus Tunjukkan Surat Vaksinasi Covid-19

Masuk Lippo Mall Kramatjati, Pengunjung Harus Tunjukkan Surat Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi: Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua Diduga karena Pengisian Nitrogen AC

Polisi: Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua Diduga karena Pengisian Nitrogen AC

Megapolitan
Tanah Longsor di Pasir Putih Depok, Warga: Tinggal Tunggu Waktu Rumah Saya Roboh

Tanah Longsor di Pasir Putih Depok, Warga: Tinggal Tunggu Waktu Rumah Saya Roboh

Megapolitan
Tangerang Masih Berstatus PPKM Level 4, Wali Kota: Enggak Buru-buru Turun, Takut Kayak Negara Lain

Tangerang Masih Berstatus PPKM Level 4, Wali Kota: Enggak Buru-buru Turun, Takut Kayak Negara Lain

Megapolitan
Belum Ada Bus AKAP Berangkat dari Terminal Pulogebang 12 Hari Terakhir

Belum Ada Bus AKAP Berangkat dari Terminal Pulogebang 12 Hari Terakhir

Megapolitan
Pengendara Kawasaki Ninja Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Kembangan

Pengendara Kawasaki Ninja Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Kembangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X