ASN Positif Covid-19, Ditjen Imigrasi Kemenkumham Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Normal

Kompas.com - 12/08/2020, 14:55 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham) memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal meski ditemukan kasus positif Covid-19 di lingkungan Ditjen Imigrasi Kemenkumham di Setibudi, Jakarta Selatan.

Kemenkumham hanya menutup salah satu gedung di area Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

“Kebetulan gedung yang ditutup bukan gedung pelayanannya, hanya gedung administrasi. Pelayanan publik tidak ditutup karena gedungnya berbeda, jadi tidak berdampak. Insya Allah pelayanannya tidak akan terganggu,” kata Kabag Humas Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Tubagus Erif kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: ASN Positif Covid-19, Ditjen Imigrasi Kemenkumham Tutup Salah Satu Gedung Selama 10 Hari

Ia telah meminta para aparatus sipil negara ( ASN) yang bekerja dari rumah untuk melaksanakan tanggung jawab terkait tugas dan kewajibannya.

Ditjen Imigrasi Kemenkumham di Setiabudi, Jakarta Selatan, menutup salah satu gedung selama 10 hari. Penutupan dimulai pada Rabu ini hingga 21 Agustus 2020.

“Kemarin juga sebelum ditutup sudah disemprot. Jadi sewaktu ditutup ini otomatis dilakukan penyemprotan disinfektan kembali,” lanjutnya.

Seorang ASN di Ditjen Imigrasi Kemenkumham di Setiabudi, dinyatakan positif Covid-19. Temuan tersebut berdasarkan rapid test dan swab test kepada sejumlah ASN.

"Untuk ASN-nya jumlahnya belum kita dapatkan secara pasti. Tapi sudah dipastikan ada yang positif," ujar dia.

Ia menyebutkan, jumlah ASN yang positif Covid-19 sekitar 1-2 orang.

"Sesuai protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah, kita akan menutup gedung itu untuk sementara waktu,” kata Tubagus.

ASN yang positif Covid-19 tersebut telah menjalani isolasi mandiri lantaran tak menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

Megapolitan
Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Megapolitan
Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Megapolitan
4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Megapolitan
Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Megapolitan
Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Megapolitan
Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X