Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nasib Sial Pedagang Gorengan di Pancoran, Ditipu Pembeli dan Motor Dibawa Kabur

Kompas.com - 19/08/2020, 09:06 WIB
Wahyu Adityo Prodjo,
Jessi Carina

Tim Redaksi

Ia pun merasa senang lantaran ada pesanan gorengan sebanyak itu. Dari pengalaman Misna, setiap 17 Agustus memang ada banyak pesanan gorengan.

“Pengalaman saya, biasanya ada 17 Agustus ada yang buat borong buat acara. Tiap tahunnya gitu pengalaman saya. Jadi bapak kira itu (bener pesan),” kata laki-laki yang tinggal mengontrak di kawasan Pasar Minggu.

3. Terekam CCTV

Aksi penipuan dan pencurian motor milik Misna sekitar pukul 15.00 WIB sempat terekam kamera CCTV milik Alfamart Duren Tiga Raya.

Dalam rekaman CCTV, laki-laki tersebut berbaju hitam, bercelana putih, memakai masker, dan memakai sandal.

Baca juga: Terekam CCTV, Aksi Pencurian Motor Milik Penjual Gorengan di Pancoran

Misna mengantarkan laki-laki itu ke motor Honda Vario bernomor B 6309 SXF 2010 warna putih hitam yang diparkir di depan Alfamart di sebelah tempatnya berdagang.

Misna kemudian memasukkan kunci dan membantu memindahkan motor miliknya sebelum dibawa kabur laki-laki tak dikenal itu.

Laki-laki itu kemudian memundurkan dan membawa kabur motornya. Misna terlihat kembali ke gerobak gorengannya.

4. Mengadu ke warga sekitar

Sekitar satu jam kemudian, Misna bertanya kepada Abidin, warga di seberang tempatnya berdagang.

“Saya tanya sama orang sini (Abidin) Dia orang sini apa bukan? Katanya orang sini, bukan,” kata Misna menirukan pertanyaannya kepada Abidin.

Atas kehilangan motornya, ia belum melaporkan ke kepolisian setempat.

“Saya enggak ngerti karena ga punya pengalaman (melaporkan polisi),” ujarnya.

Saat ditemui di kesempatan yang sama, Abidin (52) membenarkan pertemuannya dengan Misna untuk menanyakan perihal laki-laki tak dikenal itu.

Baca juga: Motor Pedagang Gorengan di Pancoran Dibawa Kabur Penipu, Begini Modusnya

Misna saat itu bertemu Abidin di Gang Komplek Tetap Abadi, di seberang tempatnya berjualan.

“Dia (Misna) sempet nangis pas ngadu motornya hilang. Dia tolong cariin motor karena orang gak kenal sudah satu jam,” ujarnya.

Ibu-ibu yang melihat Misna menangis pun juga turut terbawa suasana. Misna sesenggukan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pendatang Usai Lebaran Berkurang, Magnet Jakarta Kini Tak Sekuat Dulu

Pendatang Usai Lebaran Berkurang, Magnet Jakarta Kini Tak Sekuat Dulu

Megapolitan
Pendaftaran Cagub Independen Jakarta Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 618.750 KTP Pendukung

Pendaftaran Cagub Independen Jakarta Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 618.750 KTP Pendukung

Megapolitan
Polisi Tilang 8.725 Pelanggar Ganjil Genap di Tol Jakarta-Cikampek Selama Arus Mudik dan Balik

Polisi Tilang 8.725 Pelanggar Ganjil Genap di Tol Jakarta-Cikampek Selama Arus Mudik dan Balik

Megapolitan
Belajar dari Pemilu 2024, KPU DKI Mitigasi TPS Kebanjiran Saat Pilkada

Belajar dari Pemilu 2024, KPU DKI Mitigasi TPS Kebanjiran Saat Pilkada

Megapolitan
Kisah Bakar dan Sampan Kesayangannya, Menjalani Masa Tua di Perairan Pelabuhan Sunda Kelapa

Kisah Bakar dan Sampan Kesayangannya, Menjalani Masa Tua di Perairan Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Jadi Bandara Tersibuk Se-Asia Tenggara Selama Periode Mudik Lebaran

Bandara Soekarno-Hatta Jadi Bandara Tersibuk Se-Asia Tenggara Selama Periode Mudik Lebaran

Megapolitan
KPU DKI Susun Jadwal Pencoblosan Pilkada 2024 jika Terjadi Dua Putaran

KPU DKI Susun Jadwal Pencoblosan Pilkada 2024 jika Terjadi Dua Putaran

Megapolitan
Mengapa Warung Madura di Jabodetabek Buka 24 Jam?

Mengapa Warung Madura di Jabodetabek Buka 24 Jam?

Megapolitan
Misteri Motif Selebgram Meli Joker Pilih Akhiri Hidup dengan 'Live' Instagram, Benjolan di Kepala Sempat Disorot

Misteri Motif Selebgram Meli Joker Pilih Akhiri Hidup dengan "Live" Instagram, Benjolan di Kepala Sempat Disorot

Megapolitan
Dishub DKI Kaji Usulan Kenaikan Tarif Rp 3.500 Bus Transjakarta yang Tak Berubah sejak 2007

Dishub DKI Kaji Usulan Kenaikan Tarif Rp 3.500 Bus Transjakarta yang Tak Berubah sejak 2007

Megapolitan
Tarif Sementara Bus Transjakarta ke Bandara Soekarno-Hatta Rp 3.500, Berlaku Akhir April 2024

Tarif Sementara Bus Transjakarta ke Bandara Soekarno-Hatta Rp 3.500, Berlaku Akhir April 2024

Megapolitan
Banjir di 18 RT di Jaktim, Petugas Berjibaku Sedot Air

Banjir di 18 RT di Jaktim, Petugas Berjibaku Sedot Air

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Pembunuh Tukang Nasi Goreng yang Sembunyi di Kepulauan Seribu, Ada Upaya Mau Kabur Lagi

Kronologi Penangkapan Pembunuh Tukang Nasi Goreng yang Sembunyi di Kepulauan Seribu, Ada Upaya Mau Kabur Lagi

Megapolitan
Kamis Pagi, 18 RT di Jaktim Terendam Banjir, Paling Tinggi di Kampung Melayu

Kamis Pagi, 18 RT di Jaktim Terendam Banjir, Paling Tinggi di Kampung Melayu

Megapolitan
Ujung Arogansi Pengendara Fortuner Berpelat Palsu TNI yang Mengaku Adik Jenderal, Kini Jadi Tersangka

Ujung Arogansi Pengendara Fortuner Berpelat Palsu TNI yang Mengaku Adik Jenderal, Kini Jadi Tersangka

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com