Pemprov DKI dan Jabar Bakal Awasi Penggunaan Masker di Area Perbatasan

Kompas.com - 03/09/2020, 21:33 WIB
Ilustrasi masker kain Bill RoqueIlustrasi masker kain

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bakal melakukan upaya penertiban penggunaan masker di perbatasan Jakarta dan Depok.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, giat tersebut tak berkaitan dengan jam malam yang kini diberlakukan di Depok, Jawa Barat.

"Iya hari Sabtu kami lakukan giat bersama, jadi bentuknya kegiatan bersama operasi tertib masker dengan Satpol PP Depok dan Satpol PP Jabar. Kami bukan operasinya dikaitkan dengan jam malam. Ini operasi tertib maskernya," ucap Arifin saat dihubungi, Kamis (3/9/2020).

Baca juga: Tak Mau Kerja Sosial dan Bayar Denda, Warga Tak Pakai Masker Pilih Masuk Peti Mati

Selain pengawasan penggunaan masker bagi warga, Arifin menyebutkan bahwa pihaknya juga rutin melakukan operasi pencegahan kerumunan.

Terutama di tempat nongkrong seperti restoran, kafe, maupun warung makan.

"Operasi tertib masker di perbatasan, kalau patroli keliling ya kita akan tingkatkan di malam minggu. Jadi malamnya lebih sifatnya patroli, patroli pengawasan tempat tempat yang menjadi kerumunan orang," kata dia.

Baca juga: Riset Baru: Face Shield dan Masker Berkatup Tak Efektif Cegah Covid-19

Untuk patroli pencegahan agar tidak bergesernya kerumunan dari Depok ke Jakarta berkaitan dengan jam malam, bakal dilakukan di perbatasan seperti Kecamatan Cilandak dan Jagakarsa.

"Kemudian Jumat malam, Sabtu kita tingkatkan patroli di sekitar perbatasan, tapi patroli khusus yang memang dilakukan Satpol PP Jaksel. Perbatasan itu kecamatan Cilandak dan Jagakarsa," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Megapolitan
Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Megapolitan
Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Megapolitan
KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol Jorr Bekasi Barat

Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol Jorr Bekasi Barat

Megapolitan
Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

Megapolitan
Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Megapolitan
Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Megapolitan
Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Megapolitan
Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Megapolitan
Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Megapolitan
Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X