Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pegawai Terpapar Covid-19, Giant Ekstra Cimanggis Ditutup Selama Satu Pekan

Kompas.com - 11/09/2020, 16:10 WIB
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Editor

Sumber

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali menutup pasar swalayan modern berkaitan dengan ditemukannya kasus Covid-19.

Kali ini, Giant Ekstra Cimanggis ditutup sementara selama satu pekan ke depan.

Dikutip dari Warta Kota, penutupan dilakukan setelah satu pegawai swalayan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, Zamrowi Hasan mengatakan, penutupan dimulai sejak 7 hingga 14 September 2020.

Baca juga: Pegawai Positif Covid-19, Giant Tole Iskandar Depok Ditutup Sementara

Selama penutupan itu, seluruh area swalayan akan disteriliasi.

"Iya benar ditutup sementara seluruh kegiatan operasional dihentikan," papar Zamrowi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/9/2020).

PT Hero Grup yang membawahi Giant Ekstra Cimanggis, kata Zamrowi, telah mengirimkan surat ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Surat tersebut berisi pemberitahuan mengenai adanya karyawan Giant Ekstra Cimanggis yang terinfeksi Covid-19.

"Pihak Giant Ekstra dengan dinas terkait langsung melakukan proses dekontaminasi, disinfektan, dan deep cleaning ke seluruh area toko, termasuk fasilitas lainnya," kata Zamrowi.

Sementara itu, Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Grup, Diky Risbianto mengatakan, selain melakukan steriliasasi, pihaknya juga mengarahkan seluruh karyawan untuk melakukan isolasi mandiri dan menjadwalkan rapid test.

"Kami ingin tetap buka melayani kebutuhan pelanggan akan barang kebutuhan pokok sehari-hari," kata Diky.

"Untuk itu kesehatan karyawan dan kenyamanan pelanggan menjadi fokus utama," lanjut dia.

(Vini Rizki Amelia)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Pegawai Terpapar Covid-19, Pemkot Depok Menutup Giant Ekstra Cimanggis Selama Satu Pekan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Orang Saksi Diperiksa Polisi dalam Kasus 'Bullying' Siswa Binus School Serpong

8 Orang Saksi Diperiksa Polisi dalam Kasus "Bullying" Siswa Binus School Serpong

Megapolitan
Cerita Pedagang Kopi Asuh Perempuan Korban Dugaan TPPO Asal Sumbar yang Diturunkan di Gerbang Tol Ancol

Cerita Pedagang Kopi Asuh Perempuan Korban Dugaan TPPO Asal Sumbar yang Diturunkan di Gerbang Tol Ancol

Megapolitan
Soal Kabar Anaknya Dikeluarkan dari Binus School Serpong, Artis VR: Belum Tahu, Masih Proses

Soal Kabar Anaknya Dikeluarkan dari Binus School Serpong, Artis VR: Belum Tahu, Masih Proses

Megapolitan
Bocah 9 Tahun di Bekasi Nyaris Jadi Korban Dugaan Penculikan

Bocah 9 Tahun di Bekasi Nyaris Jadi Korban Dugaan Penculikan

Megapolitan
Keresahan 'Pejuang Rupiah', Tak Kunjung Dapat Kerja karena Tak Kuasai Bahasa Mandarin

Keresahan "Pejuang Rupiah", Tak Kunjung Dapat Kerja karena Tak Kuasai Bahasa Mandarin

Megapolitan
Artis VR Pastikan Anaknya Masih Berstatus Saksi Kasus Perundungan Siswa Binus School Serpong

Artis VR Pastikan Anaknya Masih Berstatus Saksi Kasus Perundungan Siswa Binus School Serpong

Megapolitan
Kagetnya Pengendara Mobil yang Tiba-tiba 'Kejatuhan' Sosok Wanita Tak Dikenal dari Flyover Ancol

Kagetnya Pengendara Mobil yang Tiba-tiba "Kejatuhan" Sosok Wanita Tak Dikenal dari Flyover Ancol

Megapolitan
Anaknya Diduga Terseret Kasus Perundungan, Selebritas VR Tak Buka Medsos 2 Pekan

Anaknya Diduga Terseret Kasus Perundungan, Selebritas VR Tak Buka Medsos 2 Pekan

Megapolitan
Kuasa Hukum: Siskaeee Enggak Bisa Tidur di Sel Gegara Dengar Banyak Suara

Kuasa Hukum: Siskaeee Enggak Bisa Tidur di Sel Gegara Dengar Banyak Suara

Megapolitan
Selebritas VR Nyatakan Berempati pada Kasus Perundungan Siswa Binus School Serpong

Selebritas VR Nyatakan Berempati pada Kasus Perundungan Siswa Binus School Serpong

Megapolitan
Penyidik Ubah 'Password' E-mail dan Instagram Aiman, Peneliti: Harus Hargai Privasi!

Penyidik Ubah "Password" E-mail dan Instagram Aiman, Peneliti: Harus Hargai Privasi!

Megapolitan
Saat Nyanyian Para Tahanan Mampu Kecoh Polisi agar Bisa Kabur dari Polsek Tanah Abang, Sang Istri Diduga Terlibat

Saat Nyanyian Para Tahanan Mampu Kecoh Polisi agar Bisa Kabur dari Polsek Tanah Abang, Sang Istri Diduga Terlibat

Megapolitan
Sebut Ahli yang Dihadirkan Aiman Witjaksono Tidak Relevan, Polda Metro Enggan Bertanya

Sebut Ahli yang Dihadirkan Aiman Witjaksono Tidak Relevan, Polda Metro Enggan Bertanya

Megapolitan
Beli Beras 50 Kilogram Rp 700.000, Pengusaha Warteg: Dulu Rp 500.000 Masih Dapat

Beli Beras 50 Kilogram Rp 700.000, Pengusaha Warteg: Dulu Rp 500.000 Masih Dapat

Megapolitan
Transjakarta Rute Pulogadung-Kantor Wali Kota Jakut Mulai Beroperasi Hari Ini

Transjakarta Rute Pulogadung-Kantor Wali Kota Jakut Mulai Beroperasi Hari Ini

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com