Wali Kota Tangerang: Bukan Hanya Tenaga Medis, Kita Semua Lelah Akibat Covid-19

Kompas.com - 15/09/2020, 19:18 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/7/2020). KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/7/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan, pandemi Covid-19 menguras seluruh tenaga bukan hanya tenaga kesehatan tetapi juga pemerintah daerah dan petugas di lapangan.

"Kita ini semua lelah, enggak cuman tenaga medis," ujar Arief saat dihubungi melalui telepon, Selasa (15/9/2020).

Arief mengatakan, tenaga medis yang menjadi benteng terakhir penanganan Covid-19 kondisinya memprihatinkan karena harus bergelut dengan pasien.

Baca juga: Gelar Operasi Yustisi, Polresta Tangerang Beri Sanksi 10 Pelanggar

Di sisi lain, elemen pemerintahan yang ikut bekerja juga mulai kehilangan semangat. Khususnya mereka yang bertugas di lapangan dalam mengingatkan masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan.

"Karena semua lelah. Mereka babinsa binamas di lapangan terus," kata dia.

Belum lagi, tutur Arief, ketika dia berdiskusi dengan orang-orang dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, diprediksi akhir pandemi Covid-19 masih sangat lama.

"Prediksi mereka sampai 2021 lho, walaupun ada vaksin," kata dia.

Untuk itu, kata Arief, dia setuju dengan rencana Gubernur Banten Wahdin Halim untuk melakukan gebrakan bersama razia protokol kesehatan serentak di seluruh kota kabupaten di Provinsi Banten.

Arief berharap gebrakan bersama tersebut bisa mengembalikan semangat seluruh petugas, baik petugas medis maupun petugas lapangan dalam penanganan Covid-19.

"Makanya itu tujuan gebrakan itu (agar) jangan kelelahan dulu," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertinggi, 6.248 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Tertinggi, 6.248 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Megapolitan
Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Megapolitan
Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Megapolitan
Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Megapolitan
Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Megapolitan
Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X