Bawaslu Depok Turunkan Ribuan Gambar Paslon yang Dipasang Sebelum Masa Kampanye

Kompas.com - 25/09/2020, 13:33 WIB
Ilustrasi pemilih mencelupkan tangan ke tinta sebagai penanda telah menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019. KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi pemilih mencelupkan tangan ke tinta sebagai penanda telah menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019.

DEPOK, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok akan menurunkan 18 konten billboard yang memuat pasangan kandidat di Pilkada Depok 2020.

Hal ini merupakan bagian dari penertiban alat peraga yang sudah dipasang padahal masa kampanye Pilkada Depok 2020 baru berlangsung, Sabtu (26/9/2020).

Data yang diperoleh Kompas.com, selain 18 konten billboard, terdapat 263 spanduk, 422 baliho, dan 1.391 banner, serta 71 alat peraga lain yang tersebar di seluruh penjuru Depok.

Seluruhnya juga akan menjadi sasaran penertiban oleh Bawaslu.

Baca juga: Duel Petahana di Pilkada Depok, Pradi dan Idris Mencari Makna di Balik Nomor Urut

Koordinator Bidang Pengawasan Bawaslu Kota Depok, Dede Slamet berujar, operasi penertiban ini sudah berlangsung sejak kemarin.

"Lokasinya kemarin di titik-titik jalan protokol, yaitu Jalan Margonda, Juanda, Arif Rahman Hakim, Nusantara, Dewi Sartika, dan Kartini," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (25/9/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Dede, operasi ini juga menjangkau alat kampanye yang terpasang di lingkungan perumahan warga.

Operasi ditargetkan selesai pada sore nanti, tepat sebelum masa kampanye resmi berlangsung besok.

"Kalau yang di gang-gang kecil itu hari ini, dari pagi kami mulai pembersihan atau penertiban," ujarnya.

"Sampai sore, kami harapkan bisa menyapu seluruhnya, mulai dari yang di jalan-jalan lingkungan, sampai di gang-gang kecil mudah-mudahan kena semua," pungkas Dede.

Baca juga: Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

22 Reklame Rokok di Jakarta Timur Telah Ditertibkan

22 Reklame Rokok di Jakarta Timur Telah Ditertibkan

Megapolitan
Tertabrak Bus Saat Sedang Belok, Pengendara Motor Tewas di Kalideres

Tertabrak Bus Saat Sedang Belok, Pengendara Motor Tewas di Kalideres

Megapolitan
Sentra Flora dan Fauna di Semanan Akan Direvitalisasi

Sentra Flora dan Fauna di Semanan Akan Direvitalisasi

Megapolitan
Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Megapolitan
Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Megapolitan
Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Megapolitan
Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Megapolitan
Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Megapolitan
Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Megapolitan
Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Megapolitan
Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok di Rusun

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok di Rusun

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Megapolitan
Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.