Remaja Tewas Dibacok dalam Tawuran di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 01/10/2020, 20:09 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas

DEPOK, KOMPAS.com - Tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Raya Mangga, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (1/10/2020) sore.

Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu tertinggal dari rombongannya, sebelum diburu oleh kubu lawan dan dibacok.

"Kejadian sekitar pukul 16.50 WIB. Diduga diawali tawuran, kemudian terjadi kekerasan menggunakan diduga benda tajam," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok Kompol Wadi Sabani, Kamis malam.

Baca juga: 2 Tersangka Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja di Pulogadung Ditangkap

"Kalau kita lihat luka korban, terdapat luka lubang di sekitar leher, dan saat ini korban kita bawa ke rumah sakit," tambahnya.

Dua orang yang diduga sebagai pelaku tertangkap warga kemudian digelandang ke Mapolsek Pancoran Mas.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sebilah celurit yang diduga dipakai untuk melukai korban serta sejumlah ponsel.

Polisi masih mencari identitas yang bersangkutan, dengan mencocokkan dengan data kependudukan hingga sekolah.

"Bila ada masyarakat yang anggota keluarganya hilang, bisa menghubungi Polsek Pancoran Mas. Ciri-cirinya laki-laki mengenakan celana panjang dan kaos," jelas Wadi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengedara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengedara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Megapolitan
Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X