Separator Transjakarta yang Dirusak Saat Demo Kemarin Sudah Diperbaiki

Kompas.com - 09/10/2020, 18:51 WIB
Suasana Halte MRT Bundaran HI yang terbakar di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Halte MRT Bundaran HI yang terbakar di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Separator busway atau jalur transjakarta dirobohkan massa saat  unjuk rasa tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir rusuh di Jakarta, Kamis (8/10/2020) kemarin, telah selesai diperbaiki pada Jumat sore tadi.

Kepala Dinas Bina Marga Jakarta, Hari Nugroho, memastikan hal itu. “Semua separator transjakarta yang roboh sudah diberdirikan, sore ini sudah selesai,” kata Hari.

Dia menyebutkan, perbaikan separator transjakarta yang roboh dimulai Kamis malam pukul 21.00 WIB. Perbaikan dimulai dari Jalan Sudirman-MH Thamrin dan Harmoni.

“Dari pagi sampai siang, lanjut sore hari ini kami lanjutkan perbaikannya,” kata Hari.

Baca juga: Akibat Demo Berujung Rusuh, Pos Polisi dan Halte Transjakarta di Jakarta Barat Rusak
Perbaikan dilakukan lebih dari 100 personil pasukan kuning. Ia mengatakan , tak ada kendala berarti dalam perbaikan itu.

“Hari Sabtu-Minggu akan kami kerahkan petugas petugas untuk cat separator yang dicorat coret oleh massa demo,” ujar Hari.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta sebelumnya mencatat, kerusakan separator transjakarta terparah dalam kerusuhan kemarin terjadi di Jakarta Pusat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kerusakan hampir secara keseluruhan, sepatarator busway itu dirobohkan semua oleh massa. Pagar pemisah juga dirobohkan,” tambah Hari.

Dia menyebutkan, separator yang dirusak terdapat di Harmoni, Tugu Tani, Jalan Sudirman - Thamrin. Lokasi-lokasi tersebut merupakan pusat konsentrasi massa.

“Di sepanjang titik kerusuhan, separator transjakarta jadi sasaran perusakan,” ujar Hari.

Pengesahan UU Cipta Kerja pada Senin lalu memicu gelombang aksi demonstrasi di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Jakarta.  Aksi demo yang digelar buruh dan mahasiswa di Jakarta terpusat di sekitar Istana Kepresidenan dan dan Gedung DPR.

Namun polisi mengatakan, selain buruh dan mahasiswa, siswa sekolah menengah atas dan pengangguran juga ikut dalam unjuk rasa itu. Polisi menangkap sejumlah orang dari dua kelompok yang terakhir itu.

Aksi demo tersebut berakhir bentrok antara aparat Kepolisian. Demo juga berujung pada tindakan anarkistis. Masa merusak dan membakar sejumlah fasilitas publik seperti pos polisi dan halte transjakarta.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangerang Menipis, Gedung Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi

Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangerang Menipis, Gedung Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi

Megapolitan
Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Terdengar 2 Letusan Senjata

Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Terdengar 2 Letusan Senjata

Megapolitan
PPDB SMA di Kota Tangerang dan Tangsel Digelar Besok, Simak Jadwal Lengkapnya

PPDB SMA di Kota Tangerang dan Tangsel Digelar Besok, Simak Jadwal Lengkapnya

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru

Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri, Kebayoran Baru

Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri, Kebayoran Baru

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

Megapolitan
Pemkot Tangerang Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas secara Door to Door, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas secara Door to Door, Ini Alasannya

Megapolitan
Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Digelar Besok, Petugas Bakal Jemput Bola

Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Digelar Besok, Petugas Bakal Jemput Bola

Megapolitan
Hanya Tersisa Empat Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Tangsel

Hanya Tersisa Empat Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Kampung di Gandaria Selatan Di-lockdown, Warga Buat Dapur Umum, Aparat Jaga Akses Masuk

Kampung di Gandaria Selatan Di-lockdown, Warga Buat Dapur Umum, Aparat Jaga Akses Masuk

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rel KA di Bogor, Diduga Tertabrak Kereta

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rel KA di Bogor, Diduga Tertabrak Kereta

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Setelah Tabrakkan Diri ke KRL di Gunung Sahari

Seorang Pria Tewas Setelah Tabrakkan Diri ke KRL di Gunung Sahari

Megapolitan
Kompleksnya Protokol Kesehatan di Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Wajib Tes GeNose Tiap Hari

Kompleksnya Protokol Kesehatan di Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Wajib Tes GeNose Tiap Hari

Megapolitan
Pecah Rekor Tiga Hari Berturut-turut, Grafik Kasus Covid-19 Jakarta Naik Drastis

Pecah Rekor Tiga Hari Berturut-turut, Grafik Kasus Covid-19 Jakarta Naik Drastis

Megapolitan
Lagi-lagi Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini Tembus 5.582

Lagi-lagi Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini Tembus 5.582

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X