Pemprov DKI Mulai Benahi Jalur Hijau yang Banyak Rusak akibat Demo

Kompas.com - 14/10/2020, 18:40 WIB
Vandalisme di Gedung Kedutaan Amerika saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di seputar Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). Demonstrasi berakhir ricuh. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOVandalisme di Gedung Kedutaan Amerika saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di seputar Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). Demonstrasi berakhir ricuh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat menerjunkan 85 orang petugas untuk membenahi taman yang sempat rusak akibat aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda mengatakan, kerusakan paling banyak terjadi di jalur hijau.

Untuk itu, Mila mengatakan, pihaknya juga dibantu oleh dinas-dinas lain guna memperbaiki kerusakan di sepanjang jalur hijau.

"Sampah kemarin langsung kami sisir karena pagi harus sudah bersih sebelum matahari terbit," ucap Mila saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Para Orangtua Tak Tahu Anaknya Pergi Demo ke Jakarta, Berakhir di Kantor Polisi

Namun, kerusakan jalur hijau akibat aksi demonstrasi pada Selasa kemarin tidak separah kerusakan akibat unjuk rasa pada Kamis (8/10/2020).

Adapun penanganan difokuskan di wilayah Kramat, Cikini, Tanah Abang, Kebon Sirih, hingga di Budi Kemuliaan.

Mila menuturkan, ada beberapa tanaman yang rusak, seperti bakung, costus, melati, dan beberapa variasi tanaman lainnya. Tanaman yang rusak diganti dengan tanaman baru.

"Tanamannya ada bakung, melati, costus, banyak variasinya," tutur dia.

Baca juga: Polisi Sebut Pedemo Pakai Ambulans Buat Kirim Logistik karena Bisa Bebas Bergerak

Sebelumnya diberitakan, aksi penolakan UU Cipta Kerja yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergulir.

Gelombang unjuk rasa kembali digelar kedua kalinya pada Selasa kemarin di sejumlah titik Jakarta Pusat, yakni Patung Arjuna Wiwaha (Patung Kuda), Harmoni, dan Istana Negara.

Unjuk rasa tersebut dilakukan oleh Persatuan Alumni (PA) 212 dan beberapa ormas lainnya. Bentrokan dengan petugas gabungan TNI-Polri yang mengawal jalannya aksi demonstrasi pun tak terhindarkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X