Satu Minggu Lebih Beroperasi, Jumlah Wisatawan TMII Belum Maksimal

Kompas.com - 22/10/2020, 16:21 WIB
Wisatawan yang ingin menaiki kereta gantung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianWisatawan yang ingin menaiki kereta gantung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Mini Indonesia Indah ( TMII) kembali beroperasi pada 12 Oktober 2020 atau sejak PSBB transisi jilid II berlaku.

Namun, setelah lebih dari satu minggu beroperasi, TMII belum juga mendapatkan jumlah pengunjung yang ideal alias masih jauh dari perkiraan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Humas TMII Sahda Silalahi ketika dikonfirmasi, Kamis (22/10/2020).

"Memang masih belum seperti yang diharapkan ya. Di hari biasa kami hanya mendapatkan 1.000," kata Sahda.

Angka pengunjung, kata Sahda, kembali naik ketika memasuki akhir pekan, pada Sabtu dan Minggu. Jumlah pengunjung di hari tersebut bisa mencapai 3.000 atau bahkan 7.000 orang.

Baca juga: Mau Rekreasi ke TMII Saat PSBB Transisi Jilid 2? Ini Syaratnya

Walau begitu, tetap saja angka tersebut masih kurang dari kapasitas maksimal 25 persen, yakni berkisar 15.000 sampai 20.000 orang.

Sahda menduga ada beberapa faktor yang membuat jumlah pengunjung belum mencapai maksimal. Faktor ketakutan karena tingginya angka penularan Covid-19 jadi penyebab yang pertama.

Kemudian yang kedua adalah masalah perekonomian.

"Mungkin ekonomi yang belum stabil. Sementara yang datang ke Taman Mini lebih didominasi dengan orang yang olahraga, yang jalan yang lari, yang naik sepeda," kata dia.

Namun, demikian dia tetap optimistis dalam waktu dekat angka pengunjung bisa mencapai maksimal. Terlebih dalam waktu dekat akan ada momen libur panjang.

"Ya yang pasti kita tetap optimis memberikan yang tebaik. Protokol Kesehatan juga jadi acuan utama kita supaya wisatawan bisa datang dengan nyaman," tutup Sahda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TPU Srengseng Sawah Hampir Penuh, Tersisa Sekitar 60 Liang untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

TPU Srengseng Sawah Hampir Penuh, Tersisa Sekitar 60 Liang untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Benarkan Sanksi Denda Progresif Pelanggar Protokol Kesehatan Dihapus

Wagub DKI Benarkan Sanksi Denda Progresif Pelanggar Protokol Kesehatan Dihapus

Megapolitan
2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

Megapolitan
Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Megapolitan
Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Megapolitan
4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Megapolitan
Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Megapolitan
Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X