Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Kompas.com - 30/10/2020, 07:02 WIB
Ilustrasi kecelakaan AUTOACCIDENTIlustrasi kecelakaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengendara ojek online ( ojol) terserempet kereta di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Kampung Klingkit, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (29/10/2020).

Meski sempat terlempar beberapa meter, nyawa korban selamat.

Rusli, penjaga pintu air di dekat lokasi kejadian yang juga saksi mata menuturkan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu, warga yang menjaga di perlintasan tanpa palang pintu itu sudah berteriak agar sepeda motor korban mundur tetapi tak didengar.

Alhasil bagian depan motor korban terkena KRL jurusan Jakarta-Tangerang yang melintas.

"Korbannya itu terlempar sekitar semeter setelah terpental dari motornya. Kalau motornya itu ringsek terus nyebur ke kali," ujar Rusli di lokasi.

Baca juga: Seorang Pria Tewas Terserempet Kereta Api di Perlintasan Jatinegara

Menurut Rusli, korban dalam keadaan sadar saat dilarikan ke rumah sakit setelah dibantu warga dan anggota TNI.

" Korban sempat pingsan karena luka di kepalanya. Tapi pas dibawa sudah sadar," ujarnya.

Kasatlantas Jakarta Barat, Kompol Purwanta menjelaskan belum menerima laporan perihal kecelakaan ini.

Namun, ia telah meminta anggota untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pengendara Ojol Terserempet Kereta di Cengkareng, Motor Tercebur ke Kali



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Sebut Ada Dua Hambatan Proses Pembebasan Lahan Proyek Normalisasi

Wagub DKI Sebut Ada Dua Hambatan Proses Pembebasan Lahan Proyek Normalisasi

Megapolitan
Wagub DKI Minta ASN Pemprov Tetap Kerja pada 12 Maret

Wagub DKI Minta ASN Pemprov Tetap Kerja pada 12 Maret

Megapolitan
Anggaran Terbatas, Pemkot Bekasi Minta Bantuan Ridwan Kamil untuk Proyek Normalisasi Kali Bekasi

Anggaran Terbatas, Pemkot Bekasi Minta Bantuan Ridwan Kamil untuk Proyek Normalisasi Kali Bekasi

Megapolitan
Kawalcovid19: Korban Jiwa Covid-19 Jakarta seperti 3 Kali Tragedi 9/11

Kawalcovid19: Korban Jiwa Covid-19 Jakarta seperti 3 Kali Tragedi 9/11

Megapolitan
Robby Abbas, Mantan Muncikari Artis yang Kembali Ditangkap karena Sabu

Robby Abbas, Mantan Muncikari Artis yang Kembali Ditangkap karena Sabu

Megapolitan
Proyek Normalisasi Kali Bekasi Resmi Dimulai untuk Kendalikan Banjir

Proyek Normalisasi Kali Bekasi Resmi Dimulai untuk Kendalikan Banjir

Megapolitan
Satpol PP Tutup 4 Kafe di Jakpus karena Langgar Jam Operasional

Satpol PP Tutup 4 Kafe di Jakpus karena Langgar Jam Operasional

Megapolitan
KawalCovid19: Tingkat Kematian Pasien di DKI Meningkat hingga 2,8 Persen

KawalCovid19: Tingkat Kematian Pasien di DKI Meningkat hingga 2,8 Persen

Megapolitan
Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara: Assyifa, kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara: Assyifa, kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

Megapolitan
Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

Megapolitan
Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X