Kompas.com - 03/11/2020, 10:14 WIB
Pengerukan lumpur dan tanah di Kali Barat, Setiabudi, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Pengerukan lumpur dan tanah di Kali Barat, Setiabudi, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Selatan melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi banjir di wilayahnya, di antaranya program Grebek Lumpur dan membuat sumur resapan air.

"Lewat Suku Dinas Sumber Daya Air, kami kerahkan bersama-sama bersama masyarakat mengeruk lumpur di saluran,” ujar Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali saat dihubungi, Senin (2/11/2020).

Baca juga: Dinas SDA DKI Lakukan Program Grebek Lumpur, Anggarannya Rp 400 Miliar

Marullah mengklaim, pengerukan lumpur melalui program Grebek Lumpur berhasil mengurangi titik-titik genangan.

"Kami juga bikin sumur resapan di tengah permukiman warga. Kami minta pengembang dan pemilik gedung untuk buat sumur resapan. Itu karena komitmen zero run off," ujar Marullah.

Menurut Marullah, sumur resapan bisa mengurangi debit banjir.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan Mustajab mengatakan, program Grebek Lumpur adalah kegiatan pengerukan saluran air, waduk, dan situ di Jakarta yang mengalami penyempitan dan pendangkalan karena lumpur.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dinas SDA: Refocusing Anggaran Covid-19 Tak Pengaruhi Program Grebek Lumpur

Sudin SDA Jaksel menggunakan alat berat seperti beko dan alat-alat manual untuk mengeruk lumpur.

"Kalau pengerukan sejak awal Maret 2020 sudah mulai mengeruk. Yang pertama melakukan pengerukan dengan alat di Kali Cideng, Kali Baru Barat, Waduk Setiabudi, Situ Mangga Bolong, Kali Mampang, Kali Krukut, dan terakhir di Situ Rawa Lindung,” kata Mustajab saat dikonfirmasi terpisah, kemarin.

Pengerukan lumpur juga dilakukan di saluran-saluran air mikro, makro, dan saluran penghubung (PHB).

Baca juga: Antisipasi Banjir, Seluruh Camat dan Lurah Jaksel Diminta Prioritaskan Keruk Lumpur di Titik Banjir

Pengerukan tersebut dilakukan oleh petugas Sudin SDA dibantu oleh petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).

"Kami juga perbaiki tanggul-tanggul turap yang longsor karena tua, baik di perumahan dan tepi jalan. Kami dilengkapi dengan material dan personel," tambah Mustajab.

Untuk sumur resapan air, Sudin SDA berkolaborasi dengan kelurahan setempat untuk membangun sumur tersebut. Sudin SDA sudah membuat 560 titik sumur resapan air.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Megapolitan
Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Megapolitan
Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Megapolitan
19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Megapolitan
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Megapolitan
Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Megapolitan
Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Megapolitan
Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Megapolitan
Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Megapolitan
Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X