Antisipasi Banjir, Seluruh Camat dan Lurah Jaksel Diminta Prioritaskan Keruk Lumpur di Titik Banjir

Kompas.com - 14/10/2020, 14:58 WIB
Sejumlah warga Jalan Damai 2 RT 04/RW 012, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta mulai membersihkan perabotan rumah tangga yang kotor karena terendam air dan lumpur pascabanjir akibat longsornya turap milik perumahan Melati Residence pada Senin (12/10/2020) siang. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Sejumlah warga Jalan Damai 2 RT 04/RW 012, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta mulai membersihkan perabotan rumah tangga yang kotor karena terendam air dan lumpur pascabanjir akibat longsornya turap milik perumahan Melati Residence pada Senin (12/10/2020) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali mengingatkan kepada seluruh camat dan lurah agar memprioritaskan pengerukan lumpur di lokasi-lokasi banjir saat musim penghujan datang.

Hal itu disampaikan Marullah saat menggelar rapat dengan para camat dan lurah di Ruang Pola Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (14/10).

"Kerja bakti jangan pernah berhenti, dan lakukan aksi pantau tali-tali air setiap hari," kata Marullah.

Baca juga: PSI Nilai Sodetan Ancol Kecil dan Tak Bisa Atasi Banjir

Para camat dan lurah di wilayahnya melakukan aksi pantau tali-tali air agar mencegah terjadinya banjir saat musim hujan.

Marullah menekankan kepada setiap Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) untuk mengantisipasi terjadinya genangan.

Setiap unit diminta menerapkan pola induktif atau mengulang dari pada pengalaman-pengalaman yang sudah dilakukan.

"Bukan deduktif atau teks books, sekarang ini harus sifatnya induktif jadi apa yang menjadi pengalaman yang kita miliki, kita tuangkan untuk menangani masalah," jelasnya.

Marullah mengimbau kepada seluruh UKPD untuk mencari masalah di wilayahnya masing-masing.

"Cari masalah di wilayah masing-masing terkait masalah banjir, sekecil-kecilnya masalah tolong di selesaikan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 7 Orang Pembuat hingga Pemesan Surat PCR Palsu

Polisi Tangkap 7 Orang Pembuat hingga Pemesan Surat PCR Palsu

Megapolitan
TPU Srengseng Sawah Kini Penuh untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

TPU Srengseng Sawah Kini Penuh untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Curi Hand Sanitizer di Bus Transjakarta, Pelaku Akui untuk Obati Kaki yang Sakit

Curi Hand Sanitizer di Bus Transjakarta, Pelaku Akui untuk Obati Kaki yang Sakit

Megapolitan
Tunggu Sidang MK, KPU Tangsel Belum Tetapkan Pasangan Terpilih

Tunggu Sidang MK, KPU Tangsel Belum Tetapkan Pasangan Terpilih

Megapolitan
Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Megapolitan
Penyelundup Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Penyelundup Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Megapolitan
KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

Megapolitan
Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Megapolitan
7 Pekan Zona Merah, Depok Kini Berada di Zona Oranye Covid-19

7 Pekan Zona Merah, Depok Kini Berada di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, Pusat Perbelanjaan Boleh Beroperasi Lebih Lama dari Sebelumnya

PSBB Diperpanjang, Pusat Perbelanjaan Boleh Beroperasi Lebih Lama dari Sebelumnya

Megapolitan
Kala Anies Sebut Covid-19 Bukan Fiksi ketika Lonjakan Kasus Terus Terjadi

Kala Anies Sebut Covid-19 Bukan Fiksi ketika Lonjakan Kasus Terus Terjadi

Megapolitan
Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Megapolitan
Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X