Seorang Wanita Ditemukan Tewas Mengambang di Situ Cipondoh, Diduga Depresi karena Covid-19

Kompas.com - 20/11/2020, 14:27 WIB
Wahana permainan air disediakan untuk rekreasi warga menikmati Situ Cipondoh di Kota Tangerang, Banten, yang tidak jauh dari Jakarta. KOMPAS/RADITYA HELABUMIWahana permainan air disediakan untuk rekreasi warga menikmati Situ Cipondoh di Kota Tangerang, Banten, yang tidak jauh dari Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang wanita bernama Yuliani (42) ditemukan tewas mengambang di Situ Cipondoh, Jalan Eretan, Cipondoh, Tangerang, Jumat (20/11/2020) pagi.

Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Ipda Riono mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seseorang yang sedang melintas di sekitar Situ Cipondoh pukul 06.00 WIB.

"Dari keterangan keluarga, (dia) depresi. Iya (karena positif Covid-19), begitu. Tapi saya tidak bisa memastikan, karena kalau untuk itu harus ke Dinkes (Dinas Kesehatan)," ujar Riono saat dihubungi, Jumat.

 

Riono mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali terlihat pada Kamis malam. Korban terlihat seperti orang kebingunan.

Baca juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan Tangerang, Diduga Korban Begal

"Iya perginya dari semalam, kayak orang depresi begitu. Suaminya juga bilang tidak ada masalah sebelumnya," katanya.

Riono mengatakan, saat ini jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

"Sudah dibawa keluarga jenazahnya. Ya biar cepat diatasi," ucapnya.

Berdasarkan video yang diterima Kompas.com, korban ditemukan tewas mengambang dengan kondisi beberapa tubuh sudah membengkak dan biru.

Korban ditemukan dengan menggunakan baju dan celana jin warna hitam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Musik Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Musik Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Megapolitan
Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Megapolitan
F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

Megapolitan
Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Megapolitan
Polisi: Pelaku Penjual Satwa Dilindungi Berkamuflase Pedagang Binatang

Polisi: Pelaku Penjual Satwa Dilindungi Berkamuflase Pedagang Binatang

Megapolitan
Kabar Viral Pasar Muamalah di Depok Transaksi Pakai Dirham dan Dinar, Ini Penjelasan Lurah

Kabar Viral Pasar Muamalah di Depok Transaksi Pakai Dirham dan Dinar, Ini Penjelasan Lurah

Megapolitan
Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakbar Terpakai 92,6 Persen

Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakbar Terpakai 92,6 Persen

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Diserang Monyet Liar di Perumahan Puspitek, Luka 23 Jahitan

Bocah 5 Tahun Diserang Monyet Liar di Perumahan Puspitek, Luka 23 Jahitan

Megapolitan
Jadi Penyintas Covid-19, Wali Kota Depok Donasikan Plasma Konvalesen

Jadi Penyintas Covid-19, Wali Kota Depok Donasikan Plasma Konvalesen

Megapolitan
Jasad Perempuan Mengambang di Danau Kabupaten Bekasi, Korban Alami Gangguan Jiwa

Jasad Perempuan Mengambang di Danau Kabupaten Bekasi, Korban Alami Gangguan Jiwa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X