Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Kompas.com - 25/11/2020, 21:04 WIB
Jenazah A, tersangka begal, tergeletak di Jalan Papanggo, Jakarta Utara, Rabu (25/11/2028) setelah ditembak polisi karena melawan saat mau ditangkap. A dan temannya, S, sebelumnya membegal seorang  tukang ojek di Papanggo. Tukang ojek tersebut tewas. KOMPAS.COM/ IRA GITAJenazah A, tersangka begal, tergeletak di Jalan Papanggo, Jakarta Utara, Rabu (25/11/2028) setelah ditembak polisi karena melawan saat mau ditangkap. A dan temannya, S, sebelumnya membegal seorang tukang ojek di Papanggo. Tukang ojek tersebut tewas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko mengatakan, pelaku begal yang menewaskan tukang ojek berinisial A sudah menjadi target operasi (TO) polisi.

Pelaku A alias AB telah ditangkap di Papanggo, Jakarta Utara, Rabu (25/11/2020) sore, sedangkan pelaku lainnya, S alias J, ditangkap di Cikupa, Tangerang, Senin (23/11/2020).

"Dan kebetulan tersangka A alias AB ini merupakan TO kami juga pada saat melaksanakan Operasi Kilat Jaya. Jadi merupakan target operasi kami juga dan berhasil kami amankan," kata Sudjarwoko.

Menurut Sudjarwoko, pelaku A sudah beberapa kali beraksi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

"Iya ada tindak kejahatan lainnya. Kami perkirakan dia sudah melakukan aksinya lebih dari dua kali, itu ada di daerah kami di Jakarta Utara ada juga di Jakarta Barat," ujarnya.

Baca juga: 2 Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Ditangkap, Seorang Pelaku Ditembak Mati

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Sudjarwoko menyebutkan, A adalah pelaku yang menikam korban.

Saat ditangkap, pelaku A melukai salah satu petugas kepolisian. Oleh sebab itu, polisi terpaksa menembak pelaku A hingga tewas.

"Karena yang bersangkutan melawan dan melukai salah satu anggota kami, dengan sangat terpaksa kami melakukan tindakan tegas yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia," ujar Sudjarwoko.

Sebelumnya diberikatan, korban begal tewas dengan luka tusuk di Jalan Papanggo Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/10/2020).

Korban merupakan pria berusia 50 tahun yang bekerja sebagai tukang ojek pangkalan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Megapolitan
330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

Megapolitan
Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Megapolitan
Ganjil Genap di Jakarta Diperluas, Ini Daftar Ruas Jalan yang Terdampak Aturan

Ganjil Genap di Jakarta Diperluas, Ini Daftar Ruas Jalan yang Terdampak Aturan

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Megapolitan
DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

Megapolitan
Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Megapolitan
Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Megapolitan
Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Megapolitan
Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Megapolitan
RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

Megapolitan
Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.