Kompas.com - 03/12/2020, 14:11 WIB
Kadisdukcapil DKI Jakarta Dhany Sukma meninjau shelter Kampung Kunir, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (3/10/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKadisdukcapil DKI Jakarta Dhany Sukma meninjau shelter Kampung Kunir, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (3/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui telah mengajukan nama Dhany Sukma sebagai calon wali kota Jakarta Pusat yang baru untuk menggantikan Bayu Meghantara.

Siapakah pria tersebut dan bagaimana rekam jejaknya? Simak ulasan berikut.

Bukan wajah baru di Pemprov DKI

Pria yang lahir di Jakarta pada 9 Maret 1974 ini bukanlah wajah baru di pemerintahan provinsi DKI Jakarta.

Menurut informasi yang dilansir oleh Warta Kota, Dhany saat ini menjabat sebagai kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI. Jabatan ini telah diembannya sejak 5 Juli 2018 lalu melalui seleksi lelang jabatan.

Baca juga: Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Sebelumnya, pria 46 tahun ini pernah menjabat sebagai kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan informasi yang tertera di laman dukcapil.jakarta.go,id, Dhani menuntaskan pendidikan S1 dan S2 nya di Sekolah Tinggi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) jurusan Administrasi Negara.

Namanya diajukan ke DPRD DKI

Pengajuan nama Dhany sebagai wali kota Jakarta Pusat yang baru tertuang dalam surat bernomor 439-071.821 tentang permohonan pertimbangan Ketua DPRD DKI Jakarta dalam pengangkatan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat. Surat ini ditetapkan oleh Gubernur Anies pada Jumat (27/22/2020) lalu.

Adapun prosedur pengajuan tersebut mengacu pada regulasi yang ada, yaitu UU Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam Pasal 19 ayat 2 dijelaskan, Wali Kota/Bupati diangkat oleh Gubernur atas pertimbangan DPRD DKI Jakarta dari PNS yang memenuhi persyaratan.

Baca juga: Sederet Dampak Kerumunan Rizieq Shihab, Pejabat Dicopot hingga Lonjakan Covid-19

“Sehubungan dengan hal tersebut, dimohon pertimbangan Ketua DPRD dalam pengangkatan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat dimaksud.”

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara di Park and Ride, Jalan MH Thamrin 10, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018).KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara di Park and Ride, Jalan MH Thamrin 10, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018).

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Megapolitan
Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Megapolitan
Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Megapolitan
Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Megapolitan
Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bekasi, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bekasi, 17 April 2021

Megapolitan
UPDATE 16 April: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 50, Totalnya Kini 10.615

UPDATE 16 April: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 50, Totalnya Kini 10.615

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Jakarta, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Jakarta, 17 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X