Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Kompas.com - 24/01/2021, 14:04 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Imbar Umar Gozali saat mengunjungi Puskemas Pamulang, Rabu (30/12/2020). KOMPAS.com/Tria SutrisnaWakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Imbar Umar Gozali saat mengunjungi Puskemas Pamulang, Rabu (30/12/2020).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengharapkan agar masyarakat tidak sakit karena rumah sakit hampir penuh.

Hal tersebut diungkapkan Benyamin ketika menjelaskan bahwa ruang Intensive Care Unit (ICU) di rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan hampir penuh.

Hingga Sabtu (23/1/2021), Pemerintah Kota mencatat tingkat keterisian tempat tidur ruang ICU sudah 100 persen dan belum bisa untuk menampung pasien baru.

Sementara tempat tidur di ruang rawat inap untuk isolasi pasien Covid-19 sudah terisi 93 persen.

Baca juga: Anies Minta Pusat Ambil Alih Penangangan Covid-19 di Jabodetabek: Didukung Depok-Tangsel, Dipertanyakan Bogor

 

"Tingkat hunian kamar rumah sakit untuk ICU sudah 100 persen di tangerang selatan ini. Kemudian kamar isolasi itu 93 persen," ujar Benyamin dalam keterangannya, dikutip Minggu (24/1/2021).

Melihat semakin sedikitnya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, Benyamin pun berharap agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak sakit dan kesulitan mendapatkan ruang perawatan.

"Jadi angkanya sudah sedemikian rupa. Sehingga kita sangat berharap masyarakat jangan sakitlah, sehatlah, gitu kan. Seperti itu," pungkasnya.

Baca juga: PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

Benyamin sebelumnya menjelaskan, bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diberlakukan sejak Sabtu (9/1/2021) belum mendorong kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19 baru mencapai 79 persen.

Angka kepatuhan protokol kesehatan itu masih dibawah persentase yang diharapkan pemerintah kota untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Terakhir itu 79 persen dari target 82 yang kami canangkan pada minggu kemarin," ujar Benyamin dalam keterangannya, dikutip Minggu (24/1/2021).

Untuk itu, kata Benyamin, perlu ada upaya sosialisasi dan pengawasan terkait penerapan protokol kesehatan di masyarakat yang lebih intensif ke depannya.

"Sehingga masih harus di lakukan upaya upaya yang intens," kata Benyamin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditertibkan Saat Main Skateboard di Trotoar Bundaran HI, Pria Ini Mengaku Ditendang Satpol PP

Ditertibkan Saat Main Skateboard di Trotoar Bundaran HI, Pria Ini Mengaku Ditendang Satpol PP

Megapolitan
Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Megapolitan
Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Megapolitan
Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Megapolitan
Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Megapolitan
Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Megapolitan
1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Megapolitan
Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Megapolitan
Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Megapolitan
Masyarakat Diminta Waspada akan Varian Baru Corona, Seperti Apa Bahayanya?

Masyarakat Diminta Waspada akan Varian Baru Corona, Seperti Apa Bahayanya?

Megapolitan
Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Bekasi

Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Bekasi

Megapolitan
Lansia yang Divaksinasi Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Harus Punya KTP Jakarta Timur

Lansia yang Divaksinasi Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Harus Punya KTP Jakarta Timur

Megapolitan
UPDATE 4 Maret: Kapasitas RSD Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74,4 Persen

UPDATE 4 Maret: Kapasitas RSD Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74,4 Persen

Megapolitan
Di Balik Ditiadakannya Ganjil Genap Kota Bogor: Kasus Covid-19 Menurun, Hotel Rugi Miliaran Rupiah

Di Balik Ditiadakannya Ganjil Genap Kota Bogor: Kasus Covid-19 Menurun, Hotel Rugi Miliaran Rupiah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X