Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Tertibkan PKL di Jalan Danau Sunter Selatan

Kompas.com - 12/02/2021, 09:21 WIB
Petugas gabungan melakukan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/2/2021) malam. Dok. Kominfotik Jakarta UtaraPetugas gabungan melakukan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/2/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas gabungan melakukan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/2/2021) malam.

Petugas gabungan terdiri dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, serta didukung personel TNI-Polri.

Adapun pembubaran lapak ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Lapak tersebut berpotensi menimbulkan kerumunan terutama pada libur panjang akhir pekan ini.

Baca juga: Waspada Lonjakan Kasus, Anies Ingatkan Warga Jakarta untuk Tetap di Rumah Saat Libur Imlek

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Jakarta Utara Yusuf Madjid dalam keterangannya, Jumat (12/1/2021).

"Tujuan pertama penertiban ini kita berupaya mencegah kerumunan di libur panjang akhir pekan seperti pada Tahun Baru Imlek saat ini. Covid-19 ini sangat mudah menyerang pada titik-titik kerumunan," ujar Yusuf.

Apalagi saat ini, Provinsi DKI Jakarta masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan merujuk pada aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yusuf menyebut para pedagang di Jalan Danau Sunter Selatan menggunakan lapaknya di area fasilitas umum, trotoar.

"Sudah tentu menyalahi perizinan ditambah dapat berpotensi menimbulkan kerumunan selama libur panjang akhir pekan," katanya.

Dalam razia itu, barang dagangan disita petugas dan dibawa ke gudang penyimpanan Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara di kawasan Kelurahan Tugu Selatan, Koja.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Megapolitan
Kapolda Metro Apresiasi Warga Tak Terprovokasi Ajakan Demo 'Jokowi End Game'

Kapolda Metro Apresiasi Warga Tak Terprovokasi Ajakan Demo "Jokowi End Game"

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Pengelola: Bukan karena Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Pengelola: Bukan karena Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Megapolitan
Dinsos Depok Tegaskan Siapa Pun Dilarang Pungut Uang dari BST Warga

Dinsos Depok Tegaskan Siapa Pun Dilarang Pungut Uang dari BST Warga

Megapolitan
Cerita Jusuf Hamka Geram Ada Kartel Krematorium, Putuskan Bantu Tanpa Lihat Agama

Cerita Jusuf Hamka Geram Ada Kartel Krematorium, Putuskan Bantu Tanpa Lihat Agama

Megapolitan
Minta Pemkot Tangerang Tak Bergantung ke Pemerintah Pusat soal Bansos, Mendagri: Pengusaha Keluarkan CSR

Minta Pemkot Tangerang Tak Bergantung ke Pemerintah Pusat soal Bansos, Mendagri: Pengusaha Keluarkan CSR

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan 138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi ke Puskesmas

Pemprov DKI Salurkan 138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi ke Puskesmas

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Jumlah Pengunjung Tak Sampai 1.000 Orang Per Hari

Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Jumlah Pengunjung Tak Sampai 1.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Jadi Buru-buru Layani Pembeli, Pengusaha Warteg Minta Aturan Makan 20 Menit Ditiadakan

Jadi Buru-buru Layani Pembeli, Pengusaha Warteg Minta Aturan Makan 20 Menit Ditiadakan

Megapolitan
Viral Foto Pasien Isoman Jajan Bakso, Satpol PP Tegur Pihak Hotel

Viral Foto Pasien Isoman Jajan Bakso, Satpol PP Tegur Pihak Hotel

Megapolitan
Warga Bisa Pinjam Tabung Oksigen Gratis di Kelurahan Ciracas

Warga Bisa Pinjam Tabung Oksigen Gratis di Kelurahan Ciracas

Megapolitan
Pengawasan Warung Makan di Bogor, Kasatpol PP: Agak Sulit Nempatin Anggota di Tiap Titik

Pengawasan Warung Makan di Bogor, Kasatpol PP: Agak Sulit Nempatin Anggota di Tiap Titik

Megapolitan
Video Viral Pencurian Ponsel di Kafe Bermodus Bawa Keluarga, Begini Kronologinya

Video Viral Pencurian Ponsel di Kafe Bermodus Bawa Keluarga, Begini Kronologinya

Megapolitan
Mendagri Minta Pemkot Tangerang Bentuk Tim Khusus Tracing Covid-19

Mendagri Minta Pemkot Tangerang Bentuk Tim Khusus Tracing Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X