Kompas.com - 19/02/2021, 21:14 WIB
Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Jumat (18/2/2021) dini hari membuat Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tergenang banjir. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADHujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Jumat (18/2/2021) dini hari membuat Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tergenang banjir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yasman Faizal mengatakan, ada dua indikator kesuksesan penanganan banjir di Jakarta yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Sesuai dengan arahan Gubernur, kunci sukses penanganan genangan itu ada dua, satu usahakan tidak ada korban," kata Yusmada dalam sebuah video, Jumat (19/2/2021).

Indikator kedua, lanjut Yusmada, genangan atau banjir di suatu wilayah harus sudah teratasi  dalam waktu enam jam setelah hujan berhenti atau sungai surut.

Yusmada mengatakan, dua indikator tersebut umumnya sudah dilakukan di beberapa pemukiman warga yang tergenang air.

Baca juga: Pompa Air dari Yunani Diklaim Bikin Banjir di Jakpus Cepat Surut

Namun untuk kasus banjir di Cipinang Melayu yang tidak surut, Yusmada mengatakan bahwa hal itu disebabkan permukaan air Kali Sunter yang masih tinggi. Dengan demikian, indikator penanganan genangan banjir yang harus selesai dalam waktu 6 jam tidak bisa terpenuhi.

"Itu karena besarnya intensitas aliran Kali Sunter dan termasuk juga hujan yang di Halim," kata Yusmada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yusmada menambahkan, Pemprov DKI Jakarta menurunkan para petugas untuk menangani banjir di Cipinang Melayu.

"Semua armada, semua alat-alat kami kerahkan untuk menangani genangan di Cipinang Melayu," kata dia.

Dia juga meminta agar warga tetap waspada terhadap bencana banjir. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prediksi soal potensi hujan ekstrem dalam dua hari kedepan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Megapolitan
Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Megapolitan
Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Megapolitan
Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.