Pelaku Pembakaran Sejumlah Posko Ormas di Tangsel yang Ditangkap Polisi Sudah 6 Orang

Kompas.com - 12/03/2021, 09:37 WIB
Kondisi posko salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang hangus terbakar di Jalan Setiabudi, Pondok Aren, Tangerang Selatan. KOMPAS.com/Tria SutrisnaKondisi posko salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang hangus terbakar di Jalan Setiabudi, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polisi menangkap lima terduga pelaku penyerangan dan pembakaran sejumlah posko organisasi masyarakat (ormas) di wilayah Tangerang Selatan, Banten.

Dengan demikian, sudah ada enam orang yang ditangkap karena diduga kuat terlibat dalam aksi penyerangan dan pembakaran tersebut.

"Sudah enam orang diamankan, di wilayah Pondok Aren dan wilayah Ciledug," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin saat dikonfirmasi, Jumat (12/3/2021).

Keenam orang tersebut, yakni LS, ZA, AA, AW, AT, dan AB. Mereka merupakan anggota dua ormas yang berselisih.

Baca juga: Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembakaran Sejumlah Posko Ormas di Tangsel

Namun, Iman menyebutkan bahwa para terduga pelaku tidak menggunakan atribut ormas ketika beraksi membakar posko.

"Iya, dari ormas tertentu yang berbeda. Terkonfirmasi sebagai anggota," kata Iman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Iman, pihaknya belum mengetahui secara pasti motif para terduga pelaku membakar posko. Hingga kini, polisi masih memeriksa secara intensif keenam orang itu.

"Motifnya apa, masih kami dalami. Kami juga masih ada yang di lapangan mengembangkan kasus ini," ungkapnya.

Sebelumnya, satu orang diduga pelaku dalam rentetan aksi pembakaran posko milik ormas di wilayah Tangerang Selatan ditangkap.

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Khusus Selidiki Rangkaian Pembakaran Posko Ormas di Tangsel

Hal itu diungkapkan Iman ketika menjelaskan terjadinya pembakaran posko ormas di wilayah Pondok Aren, yakni di kawasan Parigi, Jumat (5/3/2021); dan di Jalan Setiabudi, Minggu (7/3/2021).

Peristiwa tersebut juga diduga berkait dengan pembacokan dua remaja di sebuah pos ronda kawasan Rengas, Ciputat Timur, Minggu (28/3/2021) yang dikelola salah satu ormas.

”Saat ini sudah ada satu orang yang diduga pelaku dalam rangkaian kasus pembakaran posko ormas,” ujar Iman seperti dilansir dari Kompas.id, Rabu (10/3/2021).



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Siapkan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Tiap Kelurahan

Pemkot Bogor Siapkan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Tiap Kelurahan

Megapolitan
Persoalan RSUD Bekasi, Nyaris Gulung Tikar hingga Terpaksa Rawat Pasien di Tikar dan Pikap

Persoalan RSUD Bekasi, Nyaris Gulung Tikar hingga Terpaksa Rawat Pasien di Tikar dan Pikap

Megapolitan
UPDATE 25 Juni: 761 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel, RS Rujukan Hampir Penuh

UPDATE 25 Juni: 761 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel, RS Rujukan Hampir Penuh

Megapolitan
Cerita Tenaga Kesehatan Tangani Para Pasien Covid-19 Muda Separah Lansia

Cerita Tenaga Kesehatan Tangani Para Pasien Covid-19 Muda Separah Lansia

Megapolitan
UPDATE 25 Juni: Depok Kembali Catat Rekor, Ada 657 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

UPDATE 25 Juni: Depok Kembali Catat Rekor, Ada 657 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 25 Juni: Tambah 6.934, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus Setengah Juta

UPDATE 25 Juni: Tambah 6.934, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus Setengah Juta

Megapolitan
Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Efektif Tekan Mobilitas, Ganjil Genap di Kota Bogor Diberlakukan Lagi Akhir Pekan Ini

Efektif Tekan Mobilitas, Ganjil Genap di Kota Bogor Diberlakukan Lagi Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Penyesuaian Operasional Transportasi Publik: MRT, LRT dan Transjakarta hingga Pukul 21.00

Penyesuaian Operasional Transportasi Publik: MRT, LRT dan Transjakarta hingga Pukul 21.00

Megapolitan
Menangis Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

Menangis Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

Megapolitan
Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Mulai Dimakamkan Tanpa Peti Mati karena Stok Habis

Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Mulai Dimakamkan Tanpa Peti Mati karena Stok Habis

Megapolitan
Pasien Kritis Terbaring di Tikar dan Pikap, Dirut RSUD Kota Bekasi: Covid-19 Itu Nyata

Pasien Kritis Terbaring di Tikar dan Pikap, Dirut RSUD Kota Bekasi: Covid-19 Itu Nyata

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Batasi Kunjungan ke TPU

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Batasi Kunjungan ke TPU

Megapolitan
Warga Tangerang Meninggal Usai Divaksinasi Covid-19, IDI Minta Keluarganya Laporkan Kronologi Lengkap

Warga Tangerang Meninggal Usai Divaksinasi Covid-19, IDI Minta Keluarganya Laporkan Kronologi Lengkap

Megapolitan
Dirikan Tenda Darurat, RSUD Tarakan Pinjam Lahan SDN 02 Cideng

Dirikan Tenda Darurat, RSUD Tarakan Pinjam Lahan SDN 02 Cideng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X