Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembakaran Sejumlah Posko Ormas di Tangsel

Kompas.com - 10/03/2021, 16:09 WIB
Kondisi posko salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang hangus terbakar di Jalan Setiabudi, Pondok Aren, Tangerang Selatan. KOMPAS.com/Tria SutrisnaKondisi posko salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang hangus terbakar di Jalan Setiabudi, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Satu orang diduga pelaku dalam rentetan aksi pembakaran posko milik organisasi masyarakat (ormas) di wilayah Tangerang Selatan ditangkap.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin ketika menjelaskan terjadinya pembakaran posko ormas di wilayah Pondok Aren, yakni di kawasan Parigi, Jumat (5/3/2021), dan di Jalan Setiabudi, Minggu (7/3/2021)

Peristiwa tersebut juga diduga berkait dengan pembacokan dua remaja di sebuah pos ronda kawasan Rengas, Ciputat Timur, Minggu (28/3/2021) yang dikelola salah satu Ormas.

Baca juga: Sejumlah Posko Ormas di Wilayah Tangsel Dibakar Orang Tak Dikenal

”Saat ini sudah ada satu orang yang diduga pelaku dalam rangkaian kasus pembakaran posko ormas,” ujar Iman seperti dilansir dari Kompas.id, Rabu (10/3/2021).

Kendati demikian, Iman tidak menjelaskan secara rinci identitas dan lokasi penangkapan satu orang yang telah diamankan tersebut.

Dia hanya memastikan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus penyerangan posko Ormas tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iman memgatakan, kepolisian bersama TNI akan mengintensifkan patroli bersama di wilayah-wilayah rawan gangguan kamtibmas.

Baca juga: Polisi Selidiki Pembakaran Sejumlah Posko Ormas di Tangsel

Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa terulang, sekaligus menjaga agar wilayah Tangerang Selatan tetap kondusif.

"Polres bersama-sama Kodim (komando distrik militer) dan Pemerintah Kota Tangsel terus berupaya melakukan upaya preemtif, preventif, dan bahkan represif dalam bentuk penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku yang melakukan tindak pidana tersebut,” ungkap Iman.

Artikel ini telah tayang di Kompas.id dengan judul Tim Khusus Atasi Konflik Antar-ormas di Tangerang Selatan Dibentuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Megapolitan
Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Megapolitan
Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Megapolitan
Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Megapolitan
Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Megapolitan
Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Megapolitan
UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hari Ini, Munarman Jalani Sidang Perdana Kasus Terorisme

Hari Ini, Munarman Jalani Sidang Perdana Kasus Terorisme

Megapolitan
Mahasiswi Wafat Saat Pembaretan, Komandan Menwa Riza Patria: Kegiatan Fisik Tak Boleh Dominan!

Mahasiswi Wafat Saat Pembaretan, Komandan Menwa Riza Patria: Kegiatan Fisik Tak Boleh Dominan!

Megapolitan
Aturan Terbaru Masuk Mal dan Bioskop di Jakarta Saat DKI Kembali Terapkan PPKM Level 2

Aturan Terbaru Masuk Mal dan Bioskop di Jakarta Saat DKI Kembali Terapkan PPKM Level 2

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.