Setahun RS Wisma Atlet, Turun Naik Kasus Covid-19 dan Jungkir Balik Nakes

Kompas.com - 24/03/2021, 15:36 WIB
Sejumlah tenaga kesehatan berjalan menuju ruang perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pusat mengumumkan per Selasa (26/1) pukul 15.55 WIB, terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13.094 orang sehingga total telah mencapai 1.012.350 kasus di Indonesia.  ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSejumlah tenaga kesehatan berjalan menuju ruang perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pusat mengumumkan per Selasa (26/1) pukul 15.55 WIB, terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13.094 orang sehingga total telah mencapai 1.012.350 kasus di Indonesia. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Penulis Ihsanuddin
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 23 Maret 2021 menandai satu tahun berdirinya Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Setahun lalu rumah sakit darurat itu diresmikan, tak lama setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Tanah Air.

Dalam peresmian itu, Presiden Jokowi sempat mengungkapkan harapan agar RSD Covid-19 ini tidak perlu digunakan. Sebab, RSD Wisma Atlet ini hanya cadangan jika RS rujukan Covid-19 penuh.

Baca juga: Update 24 Maret: RS Wisma Atlet Kini Rawat 2.230 Pasien Covid-19

Kepala negara berharap kasus Covid-19 masih bisa ditekan sehingga RS rujukan masih mampu menangani pandemi.

"Saya berharap RS Darurat Corona ini tidak digunakan. Artinya, rumah sakit yang kami siapkan dari jauh-jauh hari sebelumnya bisa laksanakan penanganan virus corona ini," kata Jokowi.

Meski demikian, harapan Jokowi tak terwujud. Sejak hari peresmian itu, kasus Covid-19 di Indonesia, termasuk di ibu kota dan sekitarnya terus bertambah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rumah sakit rujukan Covid-19 kewalahan dan akhirnya para pasien pun dialihkan ke RSD Covid-19 Wisma Atlet. Bahkan RSD Wisma Atlet juga sempat hampir penuh ketika kasus Covid-19 di tanah air melonjak.

Baca juga: Jokowi: RS Darurat Wisma Atlet Masih Kosong...

Lonjakan kasus Covid-19

Pada saat diresmikan, hanya dua tower di Wisma Atlet yang beroperasi untuk penanganan pasien, yakni tower 6 dan 7. Kedua tower itu memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 3.116 unit.

Sementara tower 1 dan 3 difungsikan untuk tempat tinggal dokter, petugas medis dan relawan Satgas Covid-19.

Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah pasien yang masuk ke RS Wisma Atlet terus bertambah. Akhirnya, tower 4 dan 5 di RS Wisma Atlet juga turut dibuka untuk menampung pasien.

Baca juga: Tenaga Kesehatan yang Bertugas di RS Wisma Atlet Dipastikan Siap Hadapi Lonjakan Kasus

Alhasil, ada empat tower yang digunakan untuk pasien Covid-19 dengan total kapasitas bed mencapai 5.994.

Seluruh tempat tidur itu difokuskan untuk menangani pasien bergejala. Sementara pasien tak bergejala yang melakukan isolasi mandiri dialihkan ke RS Wisma Atlet Pademangan.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Scooterist Jakarta Utara Keliling Indonesia, Promosikan 12 Destinasi Wisata

Scooterist Jakarta Utara Keliling Indonesia, Promosikan 12 Destinasi Wisata

Megapolitan
70 Persen Pengunjung Bioskop CGV Bekasi Cyber Park Memesan Tiket Secara Online

70 Persen Pengunjung Bioskop CGV Bekasi Cyber Park Memesan Tiket Secara Online

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng' di Pinang Tangerang, 2 Orang Tewas

Motor "Adu Banteng" di Pinang Tangerang, 2 Orang Tewas

Megapolitan
Menyoal Formula-E Rasa Pinjol

Menyoal Formula-E Rasa Pinjol

Megapolitan
Seorang Tahanan Coba Kabur dari Polda Metro Jaya, Mengaku Hendak Hadiri Pernikahan Saudara

Seorang Tahanan Coba Kabur dari Polda Metro Jaya, Mengaku Hendak Hadiri Pernikahan Saudara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.