Polisi Perketat Penjagaan di Tempat Ibadah dan Pusat Keramaian di Kota Tangerang

Kompas.com - 28/03/2021, 23:06 WIB
Ilustrasi polisi KOMPAS.com/NURSITA SARIIlustrasi polisi
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Polres Metro Tangerang Kota mulai memperketat penjagaan di berbagai tempat ibadah di Kota Tangerang.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim menyatakan, kepolisian juga memperketat penjagaan di pusat keramaian selain di tempat ibadah.

Pengetatan tersebut dilakukan lantaran adanya aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (26/3/2021) siang.

"Kami mulai menebalkan penjagaan di berbagai tempat ibadah di Kota Tangerang," ungkap Abdul kepada awak media, Minggu.

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Terduga Teroris Pasca Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Dia berujar, aparat kepolisian sudah mulai menjaga beberapa titik keramaian dan tempat ibadah di wilayah Kota Tangerang.

Tempat ibadah yang dijaga oleh kepolisian, yakni gereja, masjid, pura, serta klenteng.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abdul berujar, pihaknya juga menambah beberapa petugas kepolisian di pusat kuliner, mal, dan pasar.

"Siang tadi, kami sudah berpencar ke titik-titik vital di Kota Tangerang," ucapnya.

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Terafiliasi Aksi Teror di Filipina

"Pusat keramaian juga diperketat penjagaannya, seperti mal yang memang ramai dengan pengunjung," sambung Abdul.

Meski demikian, dia menolak untuk mengungkapkan skema penjagaan serta jumlah petugas yang dikerahkan kepolisian.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir 5 Jam, Kebakaran di Parakan Sawangan Mulai Terkendali

Hampir 5 Jam, Kebakaran di Parakan Sawangan Mulai Terkendali

Megapolitan
Polisi Masih Periksa Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro

Polisi Masih Periksa Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro

Megapolitan
Gudang EO di Sawangan Terbakar, Petugas Terkendala Akses Air

Gudang EO di Sawangan Terbakar, Petugas Terkendala Akses Air

Megapolitan
Pemerintah Ingin Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar di Depok hingga Akhir 2021

Pemerintah Ingin Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar di Depok hingga Akhir 2021

Megapolitan
Hari Terakhir PPKM Level 4, Petugas Jarang Temukan Pengendara Tanpa STRP di Pos Kalimalang

Hari Terakhir PPKM Level 4, Petugas Jarang Temukan Pengendara Tanpa STRP di Pos Kalimalang

Megapolitan
1.437 Tahanan di Lapas-Rutan Salemba Tak Bisa Divaksinasi Covid-19 karena Masalah NIK

1.437 Tahanan di Lapas-Rutan Salemba Tak Bisa Divaksinasi Covid-19 karena Masalah NIK

Megapolitan
Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS Pemprov DKI 2021

Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS Pemprov DKI 2021

Megapolitan
Kekurangan Nakes, Vaksinasi Merdeka Batal Digelar di RW 001 Ciracas

Kekurangan Nakes, Vaksinasi Merdeka Batal Digelar di RW 001 Ciracas

Megapolitan
Anies: Jakarta Zona Aman Covid-19 jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Anies: Jakarta Zona Aman Covid-19 jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Megapolitan
Selama PPKM, Penumpang di Terminal Bus Kalideres Tak Sampai 50 Orang Per Hari

Selama PPKM, Penumpang di Terminal Bus Kalideres Tak Sampai 50 Orang Per Hari

Megapolitan
Gudang PT ASA, Tempat Penimbunan Obat Terkait Covid-19, Kembali Beroperasi

Gudang PT ASA, Tempat Penimbunan Obat Terkait Covid-19, Kembali Beroperasi

Megapolitan
Kronologi Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terinfeksi Covid-19

Kronologi Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Akan Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan, Ini Tanggapan Ancol

Vaksinasi Akan Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan, Ini Tanggapan Ancol

Megapolitan
Warga JGC Cakung Gotong Royong Bantu Pasien Covid-19, Sediakan Logistik hingga Kendaraan Antar Jemput

Warga JGC Cakung Gotong Royong Bantu Pasien Covid-19, Sediakan Logistik hingga Kendaraan Antar Jemput

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Dekat Kampus IPDN Cilandak Timur

Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Dekat Kampus IPDN Cilandak Timur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X