[POPULER JABODETABEK] Rizieq Shihab Minta Kasus Dihentikan | Belajar Tatap Muka di Jakarta

Kompas.com - 07/04/2021, 07:21 WIB
Mantan pemimpin FPI Rizieq Shihab saat membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (26/3/2021). DOKUMENTASI KUASA HUKUM RIZIEQ SHIHABMantan pemimpin FPI Rizieq Shihab saat membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (26/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita mengenai sidang lanjutan dengan terdakwa Rizieq Shihab menjadi terpopuler di Megapolitan Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, kegiatan belajar tatap muka di DKI Jakarta juga menyita minat pembaca.

Berikut 5 berita terpopuler di Megapolitan Kompas.com sepanjang kemarin.

Baca juga: Densus 88 Polri Gerebek Rumah Terduga Teroris di Tanjung Barat

1. Jawaban Hakim Soal Rizieq Minta Kasusnya Dihentikan

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menolak eksepsi terdakwa Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, dalam sidang putusan sela, Selasa.

Terkait argumentasi pihak Rizieq bahwa kasusnya semestinya tidak diperpanjang karena telah membayar denda sebesar Rp 50 juta, majelis hakim menyatakan bahwa itu hanya bersifat administratif.

"Karena itu pemberian sanksi administratif terhadap terdakwa tersebut tidak bisa dipandang sebagai putusan hakim," ujar hakim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berita selengkapnya di sini.

2. Lebih dari 1.000 Polisi di Polda Metro Jaya Positif Covid-19

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Pol Didiet Setioboedi mengatakan, lebih dari 1.000 anggota polisi di sana pernah terpapar Covid-19.

Jumlah tersebut dihitung sejak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia pada Maret 2020.

"Dari data di saya ada seribu sekian yang pernah terjangkit Covid-19," kata Didiet.

Berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Kasus Mutasi Virus Corona E484K Eek Ditemukan di Jakarta, Apa Itu?

3. Uji Coba Belajar Tatap Muka di 85 Sekolah di Jakarta

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja mengatakan, ada 85 sekolah di DKI Jakarta yang akan melakukan uji coba belajar tatap muka pada Rabu (7/4/2021).

Taga mengungkapkan, awalnya rencana tersebut dilakukan di 100 sekolah. Namun, jumlah itu berkurang setelah Dinas Pendidikan DKI Jakarta melakukan asesmen.

"Ternyata dari 100 (sekolah yang diasesmen) itu sisanya 85 sekolah piloting (terdiri dari) SD, SMP, SMA dan SMK," ujar Taga saat dihubungi melalui telepon, Selasa (6/4/2021).

Berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dimulai, Simak Beragam Faktanya

4. Syarat Belajar Tatap Muka di Jakarta

Uji coba belajar tatap muka di Jakarta itu akan berlangsung hingga 29 April 2021.

Kebijakan ini sejalan dengan keputusan pemerintah pusat yang telah mengizinkan sekolah menggelar belajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Meski demikian, ada sejumlah persyaratan agar sekolah diizinkan melakukan belajar tatap muka.

Adapun persyaratan tersebut selengkapnya di sini.

5. Abuya Uci Meninggal Dunia

Pemimpin Pondok Pesantren dan Majelis Taklim Al-Istiglaliyyah di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Abuya Uci Thurtusi meninggal dunia karena sakit, Selasa pagi.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang yang juga teman Abuya Uci, Turidi Susanto, almarhum dimakamkan di pesantren tersebut.

"Makaminnya di sini, di sini, di pesantrennya (Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah)," kata Turidi saat dihubungi.

Berita selengkapnya di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Megapolitan
Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Megapolitan
Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Megapolitan
Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Megapolitan
1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Megapolitan
Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.