Kompas.com - 16/04/2021, 17:04 WIB
Jalan Boulevard di Grand Depok City, Jawa Barat, ambles dengan kedalaman diperkirakan mencapai sekitar 3 meter pada Senin (12/4/2021) malam. Titik ambles itu terletak di depan Ghawil Cafe dengan panjang diperkirakan hingga 15 meter. IstimewaJalan Boulevard di Grand Depok City, Jawa Barat, ambles dengan kedalaman diperkirakan mencapai sekitar 3 meter pada Senin (12/4/2021) malam. Titik ambles itu terletak di depan Ghawil Cafe dengan panjang diperkirakan hingga 15 meter.

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok, Dadan Rustandi, mengimbau warga Depok menghindari sementara melintasi di Grand Depok City (GDC).

Hal itu terkait dengan amblesnya satu sisi jembatan di Jalan Boulevar GDC akibat pondasi yang sudah tua dan diperkirakan lapuk.

Beban kendaraan yang berlebih karena sistem contraflow dikhawatirkan bisa memicu peristiwa serupa pada sisi lain jembatan.

Baca juga: Jalan di Grand Depok City Ambles, Kedalaman Diperkirakan 3 Meter

"Di GDC akan digunakan contraflow sampai proses (pembangunan) jembatan selesai. Itu bergantian. Harapan kami kepada masyarakat, untuk pengertiannya untuk tidak menggunakan jalan GDC," kata Dadan, Jumat (16/4/2021).

"Itu kami khawatirkan juga untuk kondisinya karena yang membangun bukan kami jembatan GDC itu. Yang sekarang contraflow dengan banyaknya kendaraan, ada kekhawatiran juga kami (terhadap) pondasinya. Mudah-mudahan tidak terjadi," kata dia.

Dadan menggarisbawahi agar pengendara tidak memaksakan diri melintas di sisi kiri jembatan, di mana titik ambles berada sekalipun lalu lintas padat.

"Mohon maaf, kepada pengguna jalan GDC agar tidak memaksakan untuk menggunakan jalan yang sebelah kiri, karena itu sudah retak dan potensi ambruk. Jadi mohon maaf nanti agak bersabar," kata dia.

"Makanya lebih baik tidak menggunakan jalan GDC untuk sementara untuk mengurangi beban di jembatan yang ada," tambah dia.

Pembangunan jembatan yang baru ditargetkan rampung tahun ini. Pemerintah Kota Depok telah menganggarkan dana Rp 7 miliar untuk proyek yang diperkirakan akan mulai berlangsung pada akhir Mei atau Juni 2021.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 18 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 198 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: 18 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 198 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Depok Catat 48 Kasus Baru Covid-19

Depok Catat 48 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Imbau Pendatang Tak Mengadu Nasib ke Jakarta Jika Belum Miliki Pekerjaan

Pemprov DKI Imbau Pendatang Tak Mengadu Nasib ke Jakarta Jika Belum Miliki Pekerjaan

Megapolitan
UPDATE 16 Mei: 100 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 16 Mei: 100 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ramai Spanduk Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Ramai Spanduk Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Megapolitan
Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi, Masuk Lewat Lubang 'Exhaust Fan', Perkosa Gadis Penghuninya

Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi, Masuk Lewat Lubang "Exhaust Fan", Perkosa Gadis Penghuninya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Berpeluang hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Berpeluang hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Maling Mobil di Bekasi Diamuk Massa di Cakung | Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

[POPULER JABODETABEK] Maling Mobil di Bekasi Diamuk Massa di Cakung | Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Megapolitan
Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Megapolitan
Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Megapolitan
Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Megapolitan
Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Megapolitan
Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X