Ada Kebakaran di Tamansari, Wagub DKI Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kompas.com - 19/04/2021, 08:21 WIB
Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Keadilan Dalam RT 002/001, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Minggu (18/4/2021). Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta BaratKebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Keadilan Dalam RT 002/001, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Minggu (18/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau warga berhati-hati terhadap potensi terjadinya kebakaran, khususnya di lingkungan perumahan.

Dia mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan kompor gas, rangkaian kabel yang sudah lama dan lapuk, hingga penggunaan saklar di rumah.

"Juga mohon perhatian untuk rumah-rumah yang kebetulan sangat rawan dengan kebakaran dan juga RT, RW, kelurahan yang memang masuk kategori rawan kebakaran untuk lebih berhati-hati," kata Riza melalui rekaman suara yang diterima, Senin (19/4/2021) pagi.

Baca juga: Wagub DKI Pastikan Kebutuhan Korban Kebakaran di Taman Sari Terpenuhi

Riza menyatakan,  jumlah kebakaran di Jakarta menurun sebanyak 31 persen pada tahun lalu. Dia berharap, kasus kebakaran di Ibu Kota terus berkurang tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun ini ke depan bisa lebih berkurang lagi, tentu butuh kerja sama kita semua, seluruh jajaran terutama partisipasi dukungan daripada masyarakat warga DKI Jakarta untuk lebih berhati-hati lagi," kata Riza.

Kebakaran terjadi di Kelurahan Keagungan, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat pada Minggu kemarin.

Lurah Keagungan Ian Imanuddin mengatakan, sekitar 1.000 orang warga yang tinggal di RW 1 dan RW 2 Kelurahan Keagungan menjadi korban dari peristiwa ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Prediksi 1.000 orang warga tedampak, 175 KK, data pasti baru bisa nanti pagi karena keadaan sekarang gelap," kata Ian, Senin.

Api melahap sekitar 200 rumah warga. Lima orang warga dinyatakan luka-luka akibat insiden itu.

Kebakaran bermula pada Minggu sore, sekitar pukul 15.30 WIB. Ian mengemukakan, api diduga bersumber dari korsleting listrik di salah satu rumah warga.

Warga bahu-membahu memadamkan api dengan dibantu puluhan petugas pemadam kebakaran. Api baru dapat dipadamkan seutuhnya pada pukul 20.00 WIB.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Megapolitan
Heboh Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Heboh Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Megapolitan
Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Megapolitan
Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Megapolitan
Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X