Kompas.com - 28/04/2021, 11:10 WIB
Suasana di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah di Cipayung, Depok, Selasa (15/8/2017). Sehari sebelumnya, para sopir dan kernet truk sampah mengadakan aksi unjuk rasa disertai mogok kerja di tempat ini. Aksi dilatarbelakangi tuntutan untuk mendapatkan gaji 13. Kompas.com/Alsadad RudiSuasana di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah di Cipayung, Depok, Selasa (15/8/2017). Sehari sebelumnya, para sopir dan kernet truk sampah mengadakan aksi unjuk rasa disertai mogok kerja di tempat ini. Aksi dilatarbelakangi tuntutan untuk mendapatkan gaji 13.

DEPOK, KOMPAS.com - Kota Depok, Jawa Barat, baru saja memasuki usia ke-22 pada Selasa (27/4/2021). Di usia yang masih terbilang belia itu, Depok menyimpan masalah cukup kronis dalam hal persampahan.

Depok sejauh ini mengandalkan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Cipayung untuk dijadikan tempat pembuangan akhir sampah. Yang menjadi masalah, TPA Cipayung sudah overkapasitas sejak lama.

Baca juga: Pemkot Depok Pilih Revitalisasi TPA Cipayung

Namun, karena belum ada solusi, TPA Cipayung tetap menerima buangan sampah sedikitnya 1,3 ton per hari hingga hari ini. Tak ayal, gunung sampah semakin tinggi dan rawan longsor.

Nambo

Untuk mengatasi masalah itu, wacana memindahkan pembuangan sampah Depok dari TPA Cipayung sempat diapungkan. Adalah Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor yang jadi sasaran.

Wacana pemindahan TPA dari Cipayung ke Lulut Nambo sebetulnya sudah digagas pada 2019. Namun, lantaran belum disetujui Pemprov Jawa Barat, wacana itu kemudian ditunda ke 2020, sehingga sampah-sampah di Depok masih harus dibuang ke TPA Cipayung.

"Aduh pengen segera mah jawabannya. Lebih baik tanya ke Emil (Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat), ya," ujar Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Depok, Iyay Gumilar, ketika ditanya soal waktu ideal pemindahan pembuangan sampah dari TPA Cipayung ke TPPAS Lulut Nambo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ridwan Kamil dalam kunjungannya ke Depok, Oktober 2020, sempat sesumbar bahwa pemindahan akan segera terlaksana.

Baca juga: Ridwan Kamil Klaim Segera Bereskan Sengkarut Sampah Bodebek ke TPA Nambo

"Minggu depan akan saya kunjungi (TPPAS Nambo). Saya akan lihat apakah bisa diselesaikan di tempat atau tidak. Pokoknya (TPA) Nambo akan menjadi tempat (pembuangan akhir) untuk Bogor, Depok, dan Bekasi," kata Emil.

"Tanahnya (TPPAS Lulut Nambo) sudah ada, tinggal kepastian kebijakannya, saya lakukan dengan cepat. Nanti saya bereskan," ucapnya.

Namun, rencana yang maju-mundur membuat pemerintah masing-masing kota bergerak sendiri.

Halaman:
Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link untuk Mengecek Ketersediaan RS Rujukan Covid-19 di Jakarta

Link untuk Mengecek Ketersediaan RS Rujukan Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Direhabilitasi di RSKO Cibubur, Anji: Minta Doanya...

Direhabilitasi di RSKO Cibubur, Anji: Minta Doanya...

Megapolitan
Potret Pilu Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Rorotan: 3 Peti Ditumpuk dalam Satu Ambulans

Potret Pilu Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Rorotan: 3 Peti Ditumpuk dalam Satu Ambulans

Megapolitan
Rusun Pasar Rumput Jadi Tempat Isolasi, Wagub Jamin Aktivitas di Area Pasar Tak Terganggu

Rusun Pasar Rumput Jadi Tempat Isolasi, Wagub Jamin Aktivitas di Area Pasar Tak Terganggu

Megapolitan
Vaksinasi di Pos Pelayanan DKI Jakarta Tetap Syaratkan KTP DKI atau Keterangan Domisili

Vaksinasi di Pos Pelayanan DKI Jakarta Tetap Syaratkan KTP DKI atau Keterangan Domisili

Megapolitan
Dipulangkan, Pria yang Bawa Senjata Tajam Jelang Vonis Rizieq Shihab Kemarin Ternyata Pegawai Pemkot Jaktim

Dipulangkan, Pria yang Bawa Senjata Tajam Jelang Vonis Rizieq Shihab Kemarin Ternyata Pegawai Pemkot Jaktim

Megapolitan
Puluhan Tenaga Kesehatan di RS dan Puskesmas di Depok Terpapar Covid-19

Puluhan Tenaga Kesehatan di RS dan Puskesmas di Depok Terpapar Covid-19

Megapolitan
Jakarta Siapkan 7.936 Tempat Tidur Isolasi Terkendali Pasien Covid-19 di Rusun Pasar Rumput

Jakarta Siapkan 7.936 Tempat Tidur Isolasi Terkendali Pasien Covid-19 di Rusun Pasar Rumput

Megapolitan
Video Viral Pasien Terbaring di Tikar hingga Diperiksa di Pikap, Ini Penjelasan RSUD Kota Bekasi

Video Viral Pasien Terbaring di Tikar hingga Diperiksa di Pikap, Ini Penjelasan RSUD Kota Bekasi

Megapolitan
Jokowi Sidak Pelaksanaan PPKM Mikro di Cempaka Putih

Jokowi Sidak Pelaksanaan PPKM Mikro di Cempaka Putih

Megapolitan
RSUD di Jakpus Terkenda Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat Penangan Pasien Covid-19

RSUD di Jakpus Terkenda Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat Penangan Pasien Covid-19

Megapolitan
35 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Jagakarsa Jaksel Di-lockdown

35 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Jagakarsa Jaksel Di-lockdown

Megapolitan
Sempat Diamankan Polisi, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Kini Sudah Dipulangkan

Sempat Diamankan Polisi, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Kini Sudah Dipulangkan

Megapolitan
RSUP Sitanala Tangerang Targetkan Vaksin 1.800 Orang hingga Juli 2021

RSUP Sitanala Tangerang Targetkan Vaksin 1.800 Orang hingga Juli 2021

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Sisa Satu Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Wilayah Tangsel

Kasus Covid-19 Melonjak, Sisa Satu Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Wilayah Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X