Diperiksa Polisi soal Kerumunan, Ketua Jakmania Mengaku Sudah Larang Anggotanya Berkerumun

Kompas.com - 28/04/2021, 12:44 WIB
Suporter Persija menyalakan flare saat merayakan kemenangan Persija Jakarta pada laga final Piala Menpora 2021 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (26/4/2021). Suporter Persija The Jakmania berkonvoi memadati Bundaran HI merayakan kemenangan Persija Jakarta menjadi juara Piala Menpora 2021 usai mengalahkan Persib Bandung di Stadion Manahan Solo dengan agregrat 4-1. .
ANTARA FOTO/Ahmad Tri Hawaari/focSuporter Persija menyalakan flare saat merayakan kemenangan Persija Jakarta pada laga final Piala Menpora 2021 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (26/4/2021). Suporter Persija The Jakmania berkonvoi memadati Bundaran HI merayakan kemenangan Persija Jakarta menjadi juara Piala Menpora 2021 usai mengalahkan Persib Bandung di Stadion Manahan Solo dengan agregrat 4-1. .

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua satu The Jakmania Muhammad Aditya Putra diperiksa polisi terkait konvoi dan kerumunan yang disebut dilakukan anggotanya di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Senin (26/4/2021) dini hari.

Diketahui, kerumunan itu terjadi setelah Persija menang atas Persib Bandung dalam leg kedua final Piala Menpora 2021, Minggu (25/4/2021) malam.

Aditya menyebutkan, saat diperiksa oleh penyidik di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (28/4/2021), dia menjelaskan bahwa pengurus Jakmania sudah mengimbau seluruh anggota untuk menonton pertandingan di rumah.

"Ditanyakan (penyidik) apa yang dilakukan pengurus. Disampaikan dilakukan pengurus pusat, memang untuk wajib nonton di rumah. Dan itu pun diikuti korwil dan biro di luar Jakarta. Bahwasanya kami memang harus nontonnya di rumah, bukan berkerumun," ujar Aditya di Mapolda Metro Jaya, Rabu.

Baca juga: Hari Ini, Presiden Persija Diperiksa Polisi Terkait Kerumunan Jakmania di Bundaran HI

Aditya menegaskan, imbauan untuk menonton setiap pertandingan dari rumah telah disampaikan melalui pesan singkat sejak awal Piala Menpora 2021 bergulir.

Karena itu, tangkapan layar soal imbauan melalui pesan singkat dan media sosial pun telah diserahkan kepada penyidik untuk menjadi barang bukti pengurus pusat Jakmania telah melarang untuk berkumpul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Banyaklah screenshot-screenshot di social media bahwa kami untuk meminta teman-teman semua di rumah aja, tidak boleh berkerumun," kata Aditya.

Aditya pun meminta maaf terkait adanya sejumlah orang yang berkerumun mengatasnamakan pendukung Persija hingga membuat resah warga Jakarta.

"Kami perlu koordinasi lanjutan untuk seluruh anggota The Jakmania dan seluruh suporter Persija, baik di Jakarta maupun di luar Jakarta, bahwa kami mematuhi apa yang sudah disepakati semua," ucap Aditya.

Baca juga: Buntut Kerumunan Jakmania di Bundaran HI, Polisi Usut Pengumpul Massa hingga Periksa Presiden Persija

Polda Metro Jaya sebelumnya menciduk 65 Jakmania lantaran melanggar kebijakan PPKM mikro dengan berkerumun di Bundaran HI setelah tim jagoannya keluar sebagai juara Piala Menpora 2021.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MRT Akan Bangun Akses Jalan hingga Pagar Pembatas Makam di TPU Rorotan

MRT Akan Bangun Akses Jalan hingga Pagar Pembatas Makam di TPU Rorotan

Megapolitan
Seorang Mahasiswa Dikeroyok Satpam di Sentra Vaksinasi GBK

Seorang Mahasiswa Dikeroyok Satpam di Sentra Vaksinasi GBK

Megapolitan
Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus di Jakarta Utara Ikut Vaksinasi Covid-19

Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus di Jakarta Utara Ikut Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Hampir 5 Jam, Kebakaran di Parakan Sawangan Mulai Terkendali

Hampir 5 Jam, Kebakaran di Parakan Sawangan Mulai Terkendali

Megapolitan
Polisi Masih Periksa Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro

Polisi Masih Periksa Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro

Megapolitan
Gudang EO di Sawangan Terbakar, Petugas Terkendala Akses Air

Gudang EO di Sawangan Terbakar, Petugas Terkendala Akses Air

Megapolitan
Pemerintah Ingin Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar di Depok hingga Akhir 2021

Pemerintah Ingin Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar di Depok hingga Akhir 2021

Megapolitan
Hari Terakhir PPKM Level 4, Petugas Jarang Temukan Pengendara Tanpa STRP di Pos Kalimalang

Hari Terakhir PPKM Level 4, Petugas Jarang Temukan Pengendara Tanpa STRP di Pos Kalimalang

Megapolitan
1.437 Tahanan di Lapas-Rutan Salemba Tak Bisa Divaksinasi Covid-19 karena Masalah NIK

1.437 Tahanan di Lapas-Rutan Salemba Tak Bisa Divaksinasi Covid-19 karena Masalah NIK

Megapolitan
Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS Pemprov DKI 2021

Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS Pemprov DKI 2021

Megapolitan
Kekurangan Nakes, Vaksinasi Merdeka Batal Digelar di RW 001 Ciracas

Kekurangan Nakes, Vaksinasi Merdeka Batal Digelar di RW 001 Ciracas

Megapolitan
Anies: Jakarta Zona Aman Covid-19 jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Anies: Jakarta Zona Aman Covid-19 jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Megapolitan
Selama PPKM, Penumpang di Terminal Bus Kalideres Tak Sampai 50 Orang Per Hari

Selama PPKM, Penumpang di Terminal Bus Kalideres Tak Sampai 50 Orang Per Hari

Megapolitan
Gudang PT ASA, Tempat Penimbunan Obat Terkait Covid-19, Kembali Beroperasi

Gudang PT ASA, Tempat Penimbunan Obat Terkait Covid-19, Kembali Beroperasi

Megapolitan
Kronologi Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terinfeksi Covid-19

Kronologi Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X