Tak Ada Pengiriman Vaksin ke RS UKRIDA, Vaksinasi Dosis Dua untuk 200 Orang Tertunda

Kompas.com - 29/04/2021, 18:45 WIB
RS UKRIDA Kebon Jeruk yang diresmikan pada Sabtu (12/12/2020) Dok. Humas RS UKRIDARS UKRIDA Kebon Jeruk yang diresmikan pada Sabtu (12/12/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Rumah Sakit UKRIDA dr. Eka Widrian menyatakan tak ada pengiriman vaksin Covid-19 di Rumah Sakit (RS) UKRIDA pada hari ini, Kamis (29/4/2021). Imbasnya, sekitar 200 orang yang dijadwalkan menerima vaksin pada hari ini dan besok (30/4/2021) tak dapat menjalankan vaksinasi sesuai jadwal.

"Kami belum dapat lagi (vaksin Covid-19), jadi sementara kegiatan vaksinasi dihentikan dulu," kata Eka saat dikonfirmasi, Kamis.

"Prinsipnya vaksin itu harus selalu ada, tapi ternyata yang untuk hari ini dan besok belum dapat," jelas Eka.

Namun, Eka belum bisa mengungkapkan penyebab tertundanya pengiriman vaksin ke RS UKRIDA.

Baca juga: Protokoler Bantu WN India Lolos Karantina Kesehatan, Ini Respons Bandara Soekarno-Hatta

"Kami enggak terima (vaksin Covid-19) karena stok terbatas dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, kalau mau nanya kenapa terlambat atau stok habis dan sebagiannya, silakan kontak orang Dinas Kesehatan," kata Eka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Eka mengatakan, pelayanan vaksinasi paling cepat akan dilaksanakan Senin (3/5/2021).

Biasanya, RS UKRIDA mendapat kiriman vaksin per tiga hari atau satu minggu sekali. Namun, untuk stok vaksin hari ini dan besok, belum ada pengiriman.

Calon penerima vaksin dosis dua yang jadwalnya tertunda, kata Eka, telah diinformasikan oleh pihak rumah sakit.

"Kami sudah SMS bahwa sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, sementara mohon maaf belum bisa dilanjutkan sesuai jadwal," ungkap Eka.

Baca juga: Benyamin Sesalkan Pasar Malam Tak Berizin dan Langgar Prokes di Pamulang

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan akan mengecek hal tersebut.

"Saya cek dulu yang mana yang dimaksud," kata Dwi.

"Tempat yang memberikan layanan vaksinasi yang sudah sesuai tepat sasaran dan mendapat koordinasi melalui Dinas Kesehatan tidak terlambat, seharusnya aman saja," imbuh Dwi.

Ia memastikan bahwa stok vaksin di Jakarta masih tersedia, terutama bagi calon penerima vaksin tahap dua.

"Untuk vaksin tahap dua kan memang sudah diamankan dosisnya," kata Dwi.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

Megapolitan
Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.