Kompas.com - 30/04/2021, 09:33 WIB
Ratusan travel gelap disita Polda Metro Jaya ntmcpolri.infoRatusan travel gelap disita Polda Metro Jaya

"Kalau ditanyakan belum tanggal 6 Mei sudah ditindak, iya, di Pasal 308 tidak mengenal itu. Karena (kendaraan) tidak sesuai peruntukan. Contoh, trayek ke mana larinya ke mana, membawa penumpang untuk mudik," imbuhnya.

Baca juga: Isu Babi Ngepet di Depok Hasil Rekayasa, Polisi Tangkap Pelaku

Modus operandi

Dalam usaha mencari penumpang, para sopir tersebut memasarkan jasa mereka melalui media sosial.

Modus tersebut, menurut Yusri, sama seperti tahun 2020 saat pemerintah juga melarang adanya mudik di Idulfitri.

"Modusnya hampir sama kayak tahun kemarin. Mereka promosikan orang yang menjadi calon penumpang melalui media sosial," papar Yusri.

Polisi siber pun dikerahkan untuk berpatroli, memantau kemungkinan adanya promosi dari travel gelap lain.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, para sopir travel gelap itu memasang tarif tinggi ketika angkutan umum lain dilarang mengangkut penumpang untuk mudik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Modus operandi mereka patokan biaya lebih tinggi dari biasa. Contohnya, dari Jakarta-Cilacap Rp 300.000 sampai 350.000 padahal normal Rp 200.000," jelas Sambodo.

Sementara itu, polisi telah bersiap untuk mengantisipasi masyarakat yang tetap berencana mudik di tengah pandemi Covid-19.

Setidaknya ada 31 titik pos pengamanan untuk melakukan check point dan penyekatan yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: Klaster Perkantoran Meningkat, Kasus Terbanyak Ada di Jakarta Selatan

Sambodo menguraikan, masyarakat bisa saja menggunakan beragam modus demi berhasil lolos penjagaan dan bisa mudik.

"Modus-modus yang dilakukan masyarakat seperti misalnya naik ke bak truk, sembunyi di bagasi bus, kemudian di toilet bus, dan modus-modus lainnya," kata Sambodo

"Termasuk penggunaan travel gelap dan sebagainya itu semua akan kami antisipasi dan kami akan periksa semua kendaraan yang lewat," pungkasnya.

Pengakuan sopir travel gelap

Salah satu sopir travel gelap yang terjaring polisi, Sugeng, mengaku tetap nekat mencari penumpang menjelang Lebaran 2021.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Isi Lengkap Surat Massa Buruh ke Anies, Tagih Revisi UMP DKI Jakarta 2022

Ini Isi Lengkap Surat Massa Buruh ke Anies, Tagih Revisi UMP DKI Jakarta 2022

Megapolitan
Gunakan Jasa Transfer Pakai Uang Palsu, Ibu di Bekasi Ditangkap Polisi

Gunakan Jasa Transfer Pakai Uang Palsu, Ibu di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang: Sesuai Rasa Keadilan

Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang: Sesuai Rasa Keadilan

Megapolitan
Virus Corona Varian Omicron Jadi Perhatian, Bagaimana Bahaya dan Gejalanya?

Virus Corona Varian Omicron Jadi Perhatian, Bagaimana Bahaya dan Gejalanya?

Megapolitan
Tagih Anies Revisi UMP DKI 2022, Perwakilan Massa Buruh Diterima Audiensi di Balai Kota

Tagih Anies Revisi UMP DKI 2022, Perwakilan Massa Buruh Diterima Audiensi di Balai Kota

Megapolitan
Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang Ungkap Alasannya

Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang Ungkap Alasannya

Megapolitan
Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Penjara terhadap Cynthiara Alona

Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Penjara terhadap Cynthiara Alona

Megapolitan
Setengah Ton Ganja Kering Siap Edar Diamankan dari Pengedar Jaringan Lintas Sumatera

Setengah Ton Ganja Kering Siap Edar Diamankan dari Pengedar Jaringan Lintas Sumatera

Megapolitan
Pastikan Ajukan Eksepsi Usai Didakwa Gerakkan Terorisme, Munarman: Saya Makin Tidak Mengerti...

Pastikan Ajukan Eksepsi Usai Didakwa Gerakkan Terorisme, Munarman: Saya Makin Tidak Mengerti...

Megapolitan
Buruh Padati Balai Kota DKI, Tagih Janji Anies Tinjau Ulang UMP 2022

Buruh Padati Balai Kota DKI, Tagih Janji Anies Tinjau Ulang UMP 2022

Megapolitan
Update: Berita Ini Dicabut

Update: Berita Ini Dicabut

Megapolitan
Duduk Perkara Munarman Didakwa Pasal Terorisme, Menciptakan Suasana Teror Berkait Kemunculan ISIS 2014

Duduk Perkara Munarman Didakwa Pasal Terorisme, Menciptakan Suasana Teror Berkait Kemunculan ISIS 2014

Megapolitan
Pukul 15.10 WIB, Massa Buruh di Patung Kuda Bergeser ke Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Pukul 15.10 WIB, Massa Buruh di Patung Kuda Bergeser ke Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Megapolitan
Cynthiara Alona Divonis 10 Bulan Penjara atas Kasus Prostitusi Anak di Hotelnya

Cynthiara Alona Divonis 10 Bulan Penjara atas Kasus Prostitusi Anak di Hotelnya

Megapolitan
Selesai Audiensi dengan MK, Massa Buruh Lanjutkan Demo di Kantor Anies

Selesai Audiensi dengan MK, Massa Buruh Lanjutkan Demo di Kantor Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.