Aparat Gabungan Sidak Pusat Perbelanjaan demi Cegah Kerumunan Pemburu Pakaian Diskon di Jakbar

Kompas.com - 03/05/2021, 21:19 WIB
Sidak Mall Citraland Tanjung Duren oleh aparat dari Polsek Tanjung Duren, pada Senin (3/5/2021). Dokumentasi Humas Polres Jakarta BaratSidak Mall Citraland Tanjung Duren oleh aparat dari Polsek Tanjung Duren, pada Senin (3/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, aparat gabungan Polri, TNI dan Pemerintah Kota lebih intensif menggelar inspeksi dadakan (sidak) di pusat perbelanjaan di Jakarta Barat.

"Kami sudah memerintahkan kepada jajaran untuk melakukan pengecekan dan penempatan personel untuk memetakan sekaligus melakukan penyekatan timbulnya kerumunan massa di area pusat perbelanjaan di wilayah masing-masing," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo dalam keterangan tertulis, Senin (3/5/2021).

Kebijakan tersebut, kata Ady, akan dilakukan mulai hari ini hingga Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: Sidak Mal Senayan City, Satpol PP Tegur 8 Restoran yang Pengunjungnya Lebihi Kapasitas

Dinyatakan Ady, personel yang bertugas juga akan ditambah pada akhir pekan.

Pada hari ini, Mall Citraland, Tanjung Duren, Jakarta Barat, menjadi pusat perbelanjaan yang kebagian giliran sidak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Menyampaikan kepada pihak pengelola untuk menetapkan prokes bagi pengunjung Mall Citraland, khususnya store Matahari," kata Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Klaster Perkantoran Naik, Sudin Naker Jakpus Gencarkan Sidak

"Ini untuk menghindari kerumunan dalam berburu pakaian diskon. Jangan sampai tercipya klaster baru penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Dari hasil pengecekkan, tak didapati lonjakan pengunjung pada hari ini.

"Tapi yang harus kita antisipasi yaitu pada weekend, jangan sampai di hari itu pengunjung membludak," tutup Rosana.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X