Kompas.com - 11/06/2021, 17:15 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya bersama Jajaran Melihatkan 49 orang tersangka kasus pungutan liar KOMPAS.com/DJATI WALUYOKabid Humas Polda Metro Jaya bersama Jajaran Melihatkan 49 orang tersangka kasus pungutan liar
Penulis Djati Waluyo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyatakan bahwa pelaku pungutan liar (pungli) tidak punya rasa takut.

Buktinya, kata Yusri, pelaku pungli kembali beraksi setelah Presiden Joko Widodo usai melakukan kunjungan ke Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Setelah Presiden kembali, mereka (pelaku pungli) bermain lagi. Mereka enggak punya rasa takut. Makanya kami sampaikan, stop (pungli) hari ini!" ujar Yusri di Polres Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Polisi Tangkap Puluhan Pelaku Pungli ke Sopir Truk Kontainer di Tanjung Priok Setelah Jokowi Telepon Kapolri

Lanjut Yusri, pihak Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya akan menindak tegas dan memberantas pelaku pungli yang ada di wilayah hukumnya.

"Sekali lagi, jangan main-main. Kami akan tindak tegas dan tidak boleh ada satu rupiah pun keluar dari sopir. Bentuk pungli apapun di daerah ini kami akan susuri, kami tindaklanjuti. tindakan represif kepada pelaku ini, ini meresahkan," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Yusri meminta masyarakat agar memberikan bantuan dan dukungan untuk memberantas kasus pungutan liar yang kerap terjadi di kawasan Tanjung Priok.

Baca juga: Pelaku Pungli Ditangkap, Pengemudi Kontainer Sebut Bajing Loncat Juga Ancaman

"Jadi kami mengharapkan juga bantuan masyarakat jika masih melihat orang-orang seperti mereka (pelaku pungli) untuk segera laporan. Ini ultimatum keras dari Kapolda pada Kapolres untuk menindak segera," katanya.

Yusri mengatakan, puluhan orang yang ditangkap sejauh ini merupakan karyawan di dua perusahaan serta preman yang biasa melakukan pungli di kawasan tersebut.

"Dari Polres Utara mengamankan 42 orang dari dua TKP (tempat kejadian perkara). Kemudian Polsek Cilingcing dan Tanjung Priok mengamankan 6 dan 8 orang. Juga Polres Metro Tanjung Priok atau KP3, mengamankan 7 orang," ujar Yusri.

Penangkapan para tersangka itu buntut dari dialog Presiden Joko Widodo dengan para pengemudi truk kontainer di Terminal Tanjung Priok, Kamis pagi kemarin.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 di Cilandak Town Square

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 di Cilandak Town Square

Megapolitan
Perumahan Pondok Mitra Lestari di Bekasi Lockdown, Lurah: Warga Mulai Lupa Pakai Masker

Perumahan Pondok Mitra Lestari di Bekasi Lockdown, Lurah: Warga Mulai Lupa Pakai Masker

Megapolitan
Amankan Pasien Covid-19 Mengamuk, Hazmat Dokter RSUD Pasar Minggu sampai Sobek

Amankan Pasien Covid-19 Mengamuk, Hazmat Dokter RSUD Pasar Minggu sampai Sobek

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Larang Pasien Covid-19 Bergejala Jalani Isolasi Mandiri

Dinkes Kota Tangerang Larang Pasien Covid-19 Bergejala Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Klaster Kantor dan Keluarga Mendominasi Penyebaran Covid-19 di Jakarta

Klaster Kantor dan Keluarga Mendominasi Penyebaran Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Puskesmas Keteteran karena Lonjakan Covid-19, Pemkot Depok Akan Rekrut Relawan

Puskesmas Keteteran karena Lonjakan Covid-19, Pemkot Depok Akan Rekrut Relawan

Megapolitan
Salah Satu Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ditangkap Polisi di Depan PN Jakarta Timur

Salah Satu Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ditangkap Polisi di Depan PN Jakarta Timur

Megapolitan
Pasien Dipulangkan meski Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasan RS Wisma Atlet

Pasien Dipulangkan meski Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasan RS Wisma Atlet

Megapolitan
2 dari 4 Tersangka Kasus Penembakan di Taman Sari Positif Narkoba

2 dari 4 Tersangka Kasus Penembakan di Taman Sari Positif Narkoba

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Tangsel pada Juli Ditunda

Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Tangsel pada Juli Ditunda

Megapolitan
Jakarta Tambah 7.505 Kasus Baru, 1.112 Pasien Covid-19 di Antaranya Anak-anak

Jakarta Tambah 7.505 Kasus Baru, 1.112 Pasien Covid-19 di Antaranya Anak-anak

Megapolitan
Hakim Beri Opsi ke Rizieq Minta Grasi ke Presiden, Kuasa Hukum: Ini Unik dan Menarik

Hakim Beri Opsi ke Rizieq Minta Grasi ke Presiden, Kuasa Hukum: Ini Unik dan Menarik

Megapolitan
Puskesmas Kebanjiran Pasien Covid-19, Warga Depok yang Isolasi Mandiri Diminta Bersabar

Puskesmas Kebanjiran Pasien Covid-19, Warga Depok yang Isolasi Mandiri Diminta Bersabar

Megapolitan
Ratusan Anak di Jakarta Terpapar Covid-19, KPAI Minta Orangtua Berperan Aktif Cegah Lonjakan Kasus

Ratusan Anak di Jakarta Terpapar Covid-19, KPAI Minta Orangtua Berperan Aktif Cegah Lonjakan Kasus

Megapolitan
Lolos PPDB? Jangan Lupa Lapor Diri jika Tidak Ingin Gugur

Lolos PPDB? Jangan Lupa Lapor Diri jika Tidak Ingin Gugur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X