Beredar Foto Truk Angkutan Jenazah Pasien Covid-19, Pemprov DKI: Kami Pakai Ambulans

Kompas.com - 21/06/2021, 20:55 WIB
Petugas berjalan di areal pemakaman khusus dengan protokol COVID-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021). Menurut Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzi Marsitawati, dua blok atau blad TPU Bambu Apus telah penuh terisi oleh 1.050 jenazah yang meninggal dunia akibat menderita COVID-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPetugas berjalan di areal pemakaman khusus dengan protokol COVID-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021). Menurut Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzi Marsitawati, dua blok atau blad TPU Bambu Apus telah penuh terisi oleh 1.050 jenazah yang meninggal dunia akibat menderita COVID-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa foto bergambar sebuah truk dengan spanduk di bagian depan bertulisan "MOBIL ANGKUTAN JENAZAH" beredar di media sosial.

Di bagian pojok kanan bawah spanduk itu tampak logo Pemprov DKI Jakarta dan tulisan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta.

Foto ini diunggah oleh pemilik akun Twitter @nicolashlkh dengan keterangan jenazah pasien Covid-19 tidak lagi diangkut dengan ambulans.

"Angkutan jenazah sdh pake truck, bukan ambulan lagi," tulis pemilik akun @nicolaslkh, Senin (21/6/2021) pukul 17.05 WIB.

Baca juga: Belum Puncaknya, Kasus Aktif Covid-19 di DKI Diprediksi Naik 7 Kali Lipat Agustus

Kompas.com mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Ivan Murcahyo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ivan membantah informasi tersebut.

Dia mengatakan, semua jenazah pasien Covid-19 yang ditangani diantar dengan mobil jenazah.

"Enggak, semua jenazah diantar dengan mobil jenazah," kata Ivan saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin.

Baca juga: Update 21 Juni: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 5.014, Angka Kematian Catat Rekor Baru


Ivan mengatakan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI selalu menggunakan mobil ambulans jenazah untuk mengantar jenazah pasien Covid-19 ke tempat pemakaman.

Dia pun merasa bingung dengan foto yang beredar dan masih mencari tahu soal itu.

"Tidak (menggunakan truk) ya, kami Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI menggunakan mobil ambulans jenazah. Tidak ada update dari tim angkutan terkait opsi (menggunakan truk) itu. Saya juga bingung (dengan foto yang beredar)," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Megapolitan
80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

Megapolitan
Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Megapolitan
Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

Megapolitan
Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19  di Tangsel

Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Megapolitan
Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Megapolitan
Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Megapolitan
Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Cynthiara Alona Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Cynthiara Alona Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Kowantara Minta Polisi Usut Pungli yang Dialami Pengusaha Warteg di Ciputat

Kowantara Minta Polisi Usut Pungli yang Dialami Pengusaha Warteg di Ciputat

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang yang Naik 2 Kali Lipat Dinilai Tak Wajar

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang yang Naik 2 Kali Lipat Dinilai Tak Wajar

Megapolitan
24 Penimbun dan Penjual Obat Terkait Covid-19 di Atas HET Ditangkap

24 Penimbun dan Penjual Obat Terkait Covid-19 di Atas HET Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X