Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/07/2021, 13:23 WIB
Penulis Ihsanuddin
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya warga yang mencari tabung oksigen di tengah lonjakan kasus Covid-19 justru dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.

Shani Budi, warga Tangerang, Banten, menjadi korban penipuan karena hendak membeli tabung oksigen secara online.

Shani menceritakan, penipuan itu terjadi pada Senin (5/7/2021) kemarin.

Baca juga: Jakarta Menuju 100.000 Kasus Aktif Covid-19: RS Kolaps, Oksigen Menipis, Kematian Meningkat

Saat itu, saturasi oksigen ibu mertuanya yang sedang menjalani isolasi mandiri menurun hingga di bawah 95. Khawatir dengan kondisi orangtuanya, Shani dan istri langsung mencarikan tabung oksigen.

Mereka mencari informasi secara online dan menghubungi sejumlah supplier.

"Tapi, semuanya stok oksigennya sudah habis. Ada juga yang tidak mengangkat telepon," kata Shani kepada Kompas.com, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen Penderita Covid-19 dengan Proning

Hingga akhirnya ada satu supplier yang menyatakan stok tabung tersedia. Shani mendapatkan nomor supplier tersebut dari akun Instagram yang mengatasnamakan PT Nisson Indonesia.

Namun, agaknya akun Instagram itu palsu, atau sengaja dibuat oleh orang tak bertanggung jawab untuk menipu.

"Karena panik, saya tidak mengecek ulang. Saat dia bilang stok oksigen tersedia, saya langsung transfer," kata Shani.

Baca juga: Pastikan Ketersediaan Oksigen, Menko PMK Datangi Produsen Oksigen Terbesar di Indonesia

Shani mentransfer uang ke rekening pribadi atas nama Mochammad Hamka Pratama. Total yang ditransfer mencapai Rp 2.250.000 untuk tiga tabung oksigen.

Shani lalu diarahkan oleh si penipu untuk mengambil langsung oksigennya ke kantor PT Nisson Indonesia yang beralamat di Neglasari, Kota Tangerang.

Setelah tiba di lokasi, Shani baru menyadari bahwa dirinya telah tertipu. Pihak perusahaan bersangkutan menyatakan tak memiliki pegawai bernama Mochammad Hamka Pratama.

"Di sana ada sekitar 4-5 orang lagi yang sama dengan kami. Ketipu juga," kata Shani.

Shani mengaku telah melaporkan penipuan ini ke Polres Kota Tangerang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksin Booster di Depok Bulan Februari 2023

Lokasi Vaksin Booster di Depok Bulan Februari 2023

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Bogor Bulan Februari 2023

Lokasi Vaksin Booster di Bogor Bulan Februari 2023

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Utara Bulan Februari 2023

Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Utara Bulan Februari 2023

Megapolitan
Kompol Kasranto Jual 1 Kg Sabu Teddy Minahasa ke Alex Bonpis Seharga Rp 500 Juta

Kompol Kasranto Jual 1 Kg Sabu Teddy Minahasa ke Alex Bonpis Seharga Rp 500 Juta

Megapolitan
IRT Gantung Diri di Tangsel Disebut Memiliki Gangguan Jiwa

IRT Gantung Diri di Tangsel Disebut Memiliki Gangguan Jiwa

Megapolitan
9 Hakim Konstitusi Dilaporkan ke Polisi Buntut Pengubahan Putusan

9 Hakim Konstitusi Dilaporkan ke Polisi Buntut Pengubahan Putusan

Megapolitan
Berakhirnya Swastanisasi Air Pengaruhi Pelanggan PAM Jaya, Ini Penyesuaiannya

Berakhirnya Swastanisasi Air Pengaruhi Pelanggan PAM Jaya, Ini Penyesuaiannya

Megapolitan
Eny Ibunda Tiko Senang Rumahnya Kembali Terisi Perabot

Eny Ibunda Tiko Senang Rumahnya Kembali Terisi Perabot

Megapolitan
Seorang Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tangsel

Seorang Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tangsel

Megapolitan
Eny Ibunda Tiko Sempat Menolak Diajak Liburan ke Puncak

Eny Ibunda Tiko Sempat Menolak Diajak Liburan ke Puncak

Megapolitan
Kronologi Pengangguran Tusuk PSK di Bekasi, Belum Berhubungan Badan tapi Sudah Disuruh ke Luar

Kronologi Pengangguran Tusuk PSK di Bekasi, Belum Berhubungan Badan tapi Sudah Disuruh ke Luar

Megapolitan
Teddy Minahasa Sempat Protes Uang Penjualan Narkoba Dipotong Linda Rp 100 Juta

Teddy Minahasa Sempat Protes Uang Penjualan Narkoba Dipotong Linda Rp 100 Juta

Megapolitan
Jaksa: Narkoba yang Dikendalikan Teddy Minahasa Dijual Rp 400 Juta Per Kilogram

Jaksa: Narkoba yang Dikendalikan Teddy Minahasa Dijual Rp 400 Juta Per Kilogram

Megapolitan
Pendam Masalah Pribadi, Pria Bacok Seorang Sekuriti Saat Sedang Makan di Cilandak

Pendam Masalah Pribadi, Pria Bacok Seorang Sekuriti Saat Sedang Makan di Cilandak

Megapolitan
Orang Kepercayaan AKBP Dody Tukar Sabu dengan Tawas di Aula Mapolres Bukittinggi

Orang Kepercayaan AKBP Dody Tukar Sabu dengan Tawas di Aula Mapolres Bukittinggi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.