Cerita Kadinkes soal Sulitnya Cari Ruang ICU untuk Bupati Bekasi: Memang Penuh Semua...

Kompas.com - 13/07/2021, 12:27 WIB
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia pada Minggu (11/7/2021) setelah berjuang melawan Covid-19. Dia terkonfirmasi positif dan mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada 1 Juli 2021. Dok. Pemkab BekasiBupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia pada Minggu (11/7/2021) setelah berjuang melawan Covid-19. Dia terkonfirmasi positif dan mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada 1 Juli 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendiang Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sebelum meninggal dunia, dikabarkan sempat kesulitan mencari ruang ICU di seluruh rumah sakit di wilayahnya sendiri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainarti menjelaskan bagaimana situasi Covid-19 di wilayah setempat hingga Bupati Bekasi kesulitan mendapat ruangan.

Sri Enny menjelaskan, Bupati Eka terkonfirmasi positif Covid-19 pada, Kamis (1/7/2021) melalui tes swab PCR karena mengeluh sakit.

Satu hari berselang, kondisi kesehatan Eka makin menurun, dia mulai mengeluh sesak napas sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka, Cikarang.

Baca juga: Meninggalnya Bupati Bekasi, Alarm Nyata Overkapasitas Fasilitas Kesehatan

Ketika dirawat di RS Permata Keluarga Jababeka, Bupati Eka rupanya perlu mendapatkan penanganan intensif di ruang ICU.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun sayangnya, ICU di RS Permata Keluarga Jababeka dalam keadaan penuh, terdapat pasien lain yang juga dalam kondisi sama.

Dinas Kesehatan dibantu dari pengurus partai bahu membahu mencarikan ruang ICU untuk Bupati, pencarian bukan hanya di seputaran Bekasi tapi hinga ke seluruh RS di Jabodetabek.

"Karena ruang ICU kosong (tidak tersedia) semua di sini, sementara beberapa syarat kalau untuk masuk obat-obat itu, harus di ICU. Enggak bisa di ruang rawat biasa," jelas Sri.

Di momen ini, Bupati Eka tidak ingin memaksakan atau mengorbankan pasien lain yang masih dalam perawatan ICU untuk bertukar tempat dengannya.

Baca juga: Bupati Bekasi Diduga Tertular Covid-19 dari Kerabat yang Bertamu ke Rumah

"Memang penuh semua, kita coba cari tapi semua penuh, kan nggak mungkin orang yang di ICU kita keluarin dulu, Pak Bupati nggak begitu, semua pasti yang terbaik ya, dari pimpinan partai juga bantu cari," terangnya.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.