Kompas.com - 18/07/2021, 23:58 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Gedung kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Johar Baru, Jakarta Pusat, terbakar pada Minggu (18/7/2021) malam.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta melaporkan peristiwa itu melalui akun Twitter resminya, @humasjakfire, pada pukul 21.59 WIB.

Mereka menyatakan, kantor BPOM yang terletak di Jalan Percetakan Negara Raya itu terbakar mulai pukul 21.30 WIB.

Personel yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut mulanya ada sekitar tujuh unit.

Baca juga: Kantor BPOM Terbakar


Sekitar pukul 22.10 WIB, akun tersebut melaporkan bahwa terjadi penambahan sekitar delapan unit untuk memadamkan kebakaran di lokasi itu, sehingga total terdapat 15 unit yang dikerahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akun itu juga menyebut, kebakaran yang terjadi sempat dimungkinkan merambat ke lokasi lainnya.

"Pengerahan mobil pemadam saat ini sudah mencapai 15 unit. Perambatan masih memungkinkan (terjadi) di area lokasi terbakar," papar @humasjakfire, Minggu.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta kembali melaporkan, pihaknya berhasil melokalisir titik api pada pukul 22.31 WIB.

Baca juga: Kantor BPOM Kebakaran, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Meski demikian, tim pemadam masih menangani kebakaran tersebut dan tengah berupaya mengurai asap dari kebakaran itu.

"Saat ini api sudah dapat dikuasai, penanganan masih terus dilakukan dan juga proses penguraian asap sedang berlangsung. Unit dikerahkan sudah berjumlah 17 unit," urai akun itu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Megapolitan
Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Megapolitan
Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Megapolitan
Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Megapolitan
Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X