Viral Rekaman CCTV Curanmor di Kebon Jeruk, Pelaku Bawa Kabur Motor yang Telah Dikunci Stang

Kompas.com - 07/08/2021, 16:47 WIB
Ilustrasi pencurian sepeda motor. KOMPAS.com / ABDUL HAQIlustrasi pencurian sepeda motor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Video rekaman CCTV pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Sasak 2, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, viral di media sosial.

"Curanmor terjadi di kawasan Jl Sasak, Kepala Dua Kebon Jeruk, Jakbar, pada Rabu (4/8/2021) sekitar pujul 06.00 WIB," demikian keterangan video yang diunggah pada Sabtu (7/8/2021).

Dalam video berdurasi satu menit yang beredar di media sosial tersebut, terlihat dua orang pelaku yang awalnya melihat-lihat keadaan di sekitar rumah korban.

Baca juga: Pengendara Motor Curi Helm Petugas Dishub di Dekat Balai Kota DKI

Satu pelaku terlihat mengenakan helm merah sementara pelaku lain mengenakan topi. Pelaku bertopi terlihat berjaga-jaga di motor sementara pelaku yang mengenakan helm terlihat mendekati rumah korban untuk melihat keadaan dari dekat.

Kemudian keduanya bertukar posisi. Pelaku yang mengenakan helm kini bertugas berjaga-jaga di motor. Sementara pelaku yang mengenakan topi masuk ke dalam pagar rumah lalu mengeluarkan motor yang terparkir di halaman.

Korban bernama Rifky Ahmad (41) mengatakan, pencurian itu terjadi sekitar pukul 06.00 sampai 06.30 WIB. Pada sekitar pukul 05.30 WIB, korban sempat menggunakan motornya untuk pergi ke masjid dan membeli makanan.

"Motor saya taruh di teras dengan kunci stang dan pengaman di lubang kunci," kata Rifky.

Di dalam jok motor diletakkan STNK, SIM A dan C, kartu ATM dan BPJS.

"Pagar sebagai ikhtiar saya turunkan grendel ke bawah, di mana orang dari luar untuk buka susah karena (celah) pagar sempit untuk masuk tangan dewasa," kata Rifky.

Sekitar pukul 07.00 WIB, kakak ipar Rifky bermaksud untuk keluar rumah. Namun, pintu rumah tak bisa dibuka. Ternyata, pintu diikat menggunakan tali sepatu berwarna putih dari luar.

"Akhirnya tali digunting dan di situ baru mengetahui kalau motor Nmax (milik Rifky) hilang," kata dia.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Manurung mengatakan, Rifky telah membuat laporan di Mapolsek Kebon Jeruk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Isman: Ngapain Bawa Anak ke Film Dewasa? - SUCI 2
Stand Up Isman: Ngapain Bawa Anak...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

Megapolitan
14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Megapolitan
Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUI Depok

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUI Depok

Megapolitan
Beredar, Video Tawuran Antarpelajar Bawa Senjata Tajam di Jatinegara, Polisi: Video Lama

Beredar, Video Tawuran Antarpelajar Bawa Senjata Tajam di Jatinegara, Polisi: Video Lama

Megapolitan
Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Megapolitan
51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

Megapolitan
Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Megapolitan
Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Megapolitan
Vaksinasi Dosis Ketiga secara 'Door to Door' Jangkau Lansia di Utan Panjang

Vaksinasi Dosis Ketiga secara "Door to Door" Jangkau Lansia di Utan Panjang

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Megapolitan
Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Megapolitan
Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.