Pengendara Mobil Meninggal Saat Menyetir, Lalu Lintas di Duren Tiga Macet Total

Kompas.com - 03/09/2021, 20:32 WIB
Lalu lintas di Jalan Duren Tiga Raya, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan macet total pada Jumat (3/9/2021) malam.  Kemacetan terjadi lantaran adanya seorang pengendara mobil meninggal dunia saat mengendarai mobil. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOLalu lintas di Jalan Duren Tiga Raya, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan macet total pada Jumat (3/9/2021) malam. Kemacetan terjadi lantaran adanya seorang pengendara mobil meninggal dunia saat mengendarai mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lalu lintas di Jalan Duren Tiga Raya, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, macet total pada Jumat (3/9/2021) malam.

Kemacetan terjadi lantaran adanya seorang pengendara mobil meninggal dunia saat menyetir mobil.

Pantauan Kompas.com pukul 19.30 WIB, arus lalu lintas di Jalan Duren Tiga Raya di kedua arah tersendat.

Kemacetan mengular hingga satu kilometer.

Baca juga: Pengendara Terios Meninggal Saat Setir Mobil di Duren Tiga Jaksel

Mobil korban berada di tengah jalan. Posisi korban duduk di balik kemudi. Korban duduk dalam posisi menggunakan masker.

Arus lalu lintas sempat direkayasa. Polisi lalu lintas terlihat di lokasi untuk mengatur lalu lintas. Warga pun terlihat membantu mengatur lalu lintas.

“Ayo jalan, jalan, nanti aja lihat di televisi,” ujar warga.

Anggota Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan kemudian datang ke lokasi.

Baca juga: Polisi Selidiki Kemungkinan Coki Pardede Pakai Narkoba Bersama Rekan Komikanya

Petugas Puskesmas Pancoran Esky menyatakan, korban sudah meninggal dunia saat dirinya melakukan pengecekan.

Petugas kemudian memecahkan kaca mobil untuk mengevakuasi korban. Evakuasi jenazah dibantu oleh petugas pemadam kebakaran, petugas Puskesmas Pancoran, dan relawan escorting ambulance.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

Megapolitan
Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Megapolitan
UPDATE 21 Januari: Ada 1.177 Kasus Omicron di DKI Jakarta

UPDATE 21 Januari: Ada 1.177 Kasus Omicron di DKI Jakarta

Megapolitan
Polisi dan Keluarga Korban Bantah Laporan Bocah yang Dicabuli Kuli Bangunan Sempat Diremehkan

Polisi dan Keluarga Korban Bantah Laporan Bocah yang Dicabuli Kuli Bangunan Sempat Diremehkan

Megapolitan
Pekan Depan, Kapasitas PTM di Kota Tangerang Dikurangi hingga 50 Persen

Pekan Depan, Kapasitas PTM di Kota Tangerang Dikurangi hingga 50 Persen

Megapolitan
Realisasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di DKI Capai 216.726 Orang

Realisasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di DKI Capai 216.726 Orang

Megapolitan
Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Dijambret, Tas Berisi Dokumen Penting Hilang

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Dijambret, Tas Berisi Dokumen Penting Hilang

Megapolitan
Perkenalkan Formula E ke Anies, Dino Patti Djalal: Saya Yakin Akan Naikkan Pamor Jakarta

Perkenalkan Formula E ke Anies, Dino Patti Djalal: Saya Yakin Akan Naikkan Pamor Jakarta

Megapolitan
Soal Penjabat Gubernur DKI, Ketua Fraksi PDI-P: Sekda Juga Memenuhi Syarat

Soal Penjabat Gubernur DKI, Ketua Fraksi PDI-P: Sekda Juga Memenuhi Syarat

Megapolitan
Cerita Sopir Odong-odong di Tegal Alur, Biasa Antar Bocah jadi Antar Pengungsi

Cerita Sopir Odong-odong di Tegal Alur, Biasa Antar Bocah jadi Antar Pengungsi

Megapolitan
Puluhan Kilogram Kulit Kabel Dibuang di Gorong-gorong, Diduga Ulah Pencuri

Puluhan Kilogram Kulit Kabel Dibuang di Gorong-gorong, Diduga Ulah Pencuri

Megapolitan
PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

Megapolitan
14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Megapolitan
Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.