Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Warga Sebut Sudah Terjadi Lima Kali

Kompas.com - 20/09/2021, 18:57 WIB
Sebuah rumah milik pegawai bank BUMN di Jalan Masjid Syamsul Iman RT 01/04, Bedahan, Sawangan, Depok, dibobol maling pada Minggu (19/9/2021) malam. Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARISebuah rumah milik pegawai bank BUMN di Jalan Masjid Syamsul Iman RT 01/04, Bedahan, Sawangan, Depok, dibobol maling pada Minggu (19/9/2021) malam.

DEPOK, KOMPAS.com - Rumah di Jalan Masjid Syamsul Iman, Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, dibobol maling, Minggu (19/9/2021).

Maling mengambil sejumlah barang berharga dan uang tunai dengan total kerugian mencapai Rp 350 juta.

Rumah tersebut milik seorang pegawai bidang IT di salah satu bank BUMN.

Elsa (35) pemilik rumah, mengatakan kejadian pencurian dengan modus serupa sudah terjadi sebanyak lima kali di lingkungan tersebut.

"Ini kejadian kelima kali pencurian dari informasi tetangga modus sama masuk ke rumah dengan manjat pagar tembok rumah dan mencongkel pintu serta teralis jendela," paparnya kepada awak media, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Korban Derita Kerugian Rp 350 Juta

Sementara itu, Ketua RT 01/04, Hariadi mengatakan, peristiwa kemalingan juga terjadi seminggu sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, kasus serupa menimpa warung sembako di Jalan Sukatani RT 06/04.

"Dua hari kemudian, tabung gas 3 kilogram milik tukang nasi uduk raib dicuri maling pukul 04.00 WIB," ucapnya.

Menyikapi banyak kejadian serupa menimpa warganya, pihaknya berencana membuat sistem satu pintu untuk keluar masuk warga.

Baca juga: Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Mengaku Tak Tahu soal Tarif Retribusi

"Dengan kejadian ini kita berharap kedepan upaya yang dilakukan adalah akan membuat keluar masuk warga menjadi satu pintu dengan memortal," tutupnya.

Dalam peristiwa pembobolan rumah Elsa, kerugian mencapai Rp 350 juta. Sejumlah barang berharga seperti perhiasan dan logam mulia kurang lebih 100 gram, notebook, laptop, handphone, serta uang tunai dalam mata uang Dollar dan Riyal.

Korban telah membuat laporan tentang kasus itu ke Polsek Sawangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Megapolitan
Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Megapolitan
Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Megapolitan
Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Megapolitan
Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Megapolitan
Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Megapolitan
Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Megapolitan
Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Megapolitan
Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Megapolitan
UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.