Kompas.com - 28/09/2021, 12:29 WIB
Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian atau Sudin KPKP Jakarta Pusat melaksanakan vaksinasi rabies untuk hewan. Kegiatan vaksinasi dilakukan di Kantor Sudin KPKP Jakpus di Jalan Gunung Sahari. Tribunnews.comSuku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian atau Sudin KPKP Jakarta Pusat melaksanakan vaksinasi rabies untuk hewan. Kegiatan vaksinasi dilakukan di Kantor Sudin KPKP Jakpus di Jalan Gunung Sahari.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian atau Sudin KPKP Jakarta Pusat melaksanakan vaksinasi rabies untuk hewan. Kegiatan vaksinasi dilakukan di Kantor Sudin KPKP Jakpus di Jalan Gunung Sahari.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti mengatakan, kegiatan vaksinasi ini bertujuan mengantisipasi rabies terhadap hewan-hewan peliharaan, di antaranya anjing dan kucing.

Guna memudahkan pemilik hewan, Sudin KPKP memberikan layanan tanpa turun (lantatur). Artinya, pemilik hewan tidak perlu turun dari kendaraannya demi mendapat suntik vaksin untuk peliharaannya.

Baca juga: Sambut Hari Rabies, 86 Ekor Hewan Disuntik Gratis di Dinas KPKP DKI Jakarta

"Istilahnya drive thru. Jadi, pemilik hewan yang membawa mobil atau sepeda motor tidak perlu turun, kami yang akan menghampiri," kata Penty saat dikonfirmasi, Selasa (28/9/2021).

Dia menjelaskan, pemilik hewan peliharaan yang mengikuti vaksin ini telah mendaftar terlebih dahulu secara online melalui akun Instagram@komunitaspecintakucingsehati atau melalui grup facebook komunitas pecinta kucing sehati.

"Pemilik sudah mendaftar terlebih dahulu melalui narahubung dan membawa bukti pendaftarannya," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syarat lainnya, pemilik hewan peliharaan wajib sebagai warga ber-KTP DKI Jakarta. Usia hewan peliharaan minimal empat bulan. Hewannya juga tidak sedang bunting dan menyusui serta keadaannya sehat.

Kegiatan ini telah berlangsung sejak Senin (27/9/2021) dan akan berakhir pada hari ini atau Selasa (28/9/2021).

"Ya hanya dua hari kegiatannya. Kami mulai kegiatannya pukul 08.00 sampai 12.00 WIB," ujar Penty.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul "Cegah Rabies, Pemkot Jakpus Gelar Vaksinasi Hewan dengan Lantatur".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

Megapolitan
Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Megapolitan
Kronologi Perempuan Tewas Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo

Kronologi Perempuan Tewas Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo

Megapolitan
Tawuran Remaja Lenteng Agung Terungkap, Polisi: Mereka Saling Tantang Lewat Medsos

Tawuran Remaja Lenteng Agung Terungkap, Polisi: Mereka Saling Tantang Lewat Medsos

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.