Jual Onderdil Hasil Rekondisi Seolah Barang Baru, Pelaku Raup Omzet Rp 30 Juta Sebulan

Kompas.com - 08/10/2021, 20:20 WIB
Reskrim Polsek Kemayoran membongkar sebuah pabrik rekondisi sparepart mobil jenis shockbreaker di Jalan Taruna Jaya, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/10/2021). Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARIReskrim Polsek Kemayoran membongkar sebuah pabrik rekondisi sparepart mobil jenis shockbreaker di Jalan Taruna Jaya, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Unit Reskrim Polsek Kemayoran menggerebek sebuah pabrik rekondisi onderdil mobil jenis shockbreaker di Jalan Taruna Jaya, Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/10/2021).

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Kemayoran Iptu I Putu Novi Chandra mengatakan, pemilik pabrik rekondisi onderdil tersebut meraup omzet puluhan juta rupiah setiap bulannya.

"Omzet selama pandemi ini, mereka dapat Rp 30 juta sebulan," ujar I Putu di Kemayoran, Jumat.

Baca juga: Pabrik Rekondisi Onderdil di Kemayoran Digerebek, Polisi: Barang Dikemas Seolah Baru

I Putu menjelaskan, pelaku mengambil shockbreaker bekas dari beberapa wilayah, yakni Karang Anyar dan Asem Reges di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ada pula barang yang didapatkan dari individu yang datang langsung ke pabrik.

Pelaku kemudian mengemas onderdil hasil rekondisi menggunakan kardus dan plastik sehingga onderdil tersebut seperti barang baru dan asli.

Onderdil hasil rekondisi tersebut lalu dijual dengan harga lebih murah dibandingkan produk yang asli.

"Untuk menarik perhatian di pasaran, mereka menjual dengan menggunakan kardus dan plastik sesuai dengan merek yang terdaftar, merek ternama," jelas I Putu.

Baca juga: Pembunuh Anggota TNI di Depok Menangis Saat Rekonstruksi, Polisi: Dia Menyesal

Pemilik pabrik bernama Yulianto mengaku sudah tiga tahun menjalankan bisnis rekondisi onderdil shockbreaker mobil.

"Saya jual ke daerah Medan umumnya. Di sana sudah ada yang menampung barang-barang yang saya buat seperti baru lagi," ucap Yulianto.

Atas perbuatannya, Yulianto dan beberapa pegawainya ditangkap polisi. Sejumlah barang bukti kemudian diamankan polisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Megapolitan
Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Megapolitan
Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Megapolitan
2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Megapolitan
Resmi, Street Race Kabupaten Bekasi di Meikarta Akan Digelar Februari

Resmi, Street Race Kabupaten Bekasi di Meikarta Akan Digelar Februari

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah Berhenti di Tol untuk Sesi Dokumentasi, Langsung Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah Berhenti di Tol untuk Sesi Dokumentasi, Langsung Ditegur Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.