Jelang Musim Hujan, Pemkot Tangerang Akan Normalisasi Sungai Cirarab

Kompas.com - 19/10/2021, 14:54 WIB
Ilustrasi hujan lebat disertai angin kencang akibat cuaca ekstrem. SHUTTERSTOCK/CHOKCHAI POOMICHAIYAIlustrasi hujan lebat disertai angin kencang akibat cuaca ekstrem.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang hendak menormalisasi Sungai Cirarab di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, menjelang musim penghujan.

Normalisasi dilakukan agar tidak terjadi banjir di Kota Tangerang saat musim penghujan datang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berujar, proses normalisasi Sungai Cirarab tak bisa dilakukan jika hanya dilakukan oleh jajarannya saja.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Minta Orangtua Bijak Sikapi Syarat Siswa SD Ikut PTM Terbatas

Pihaknya juga membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Pasalnya, sungai tersebut juga melintasi wilayah administrasi Pemkab Tangerang.

"Sekarang Sungai Cirarab mau dinormalisasi yang wilayah Kota Tangerang sama wilayah Kabupaten Tangerang," urai Arief melalui sambungan telepon, Selasa (19/10/2021).

"Kalau di Kabupaten Tangerang enggak dinormalisasi, ya airnya berbalik semua. Makanya yang di Kabupaten Tangerang mau dilakukan normalisasi," sambungnya.

Arief mengatakan, instansi yang bakal menormalisasi Sungai Cirarab yang masuk ke wilayah administrasinya adalah Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Baca juga: Wali Kota Tangerang: PPKM Turun Level 2, Warga Tetap Harus Jalankan Prokes dengan Benar

Sedangkan, instansi yang bakal menormalisasi Sungai Cirarab di Kabupaten Tangerang adalah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Lantaran Sungai Cirarab berada di dua wilayah, Pemkot Tangerang tetap akan berkoordinasi dengan BBWSCC terkait normalisasi tersebut.

"Sama BBWSCC kan koordinasinya dua, Kabupaten dan Kota Tangerang. Sungai Cirarab yang Kota Tangerang itu kita yang ngerjain, tapi yang Kabupaten (Tangerang) itu BBWSCC," tutur Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

Megapolitan
Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Megapolitan
Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Megapolitan
Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Megapolitan
Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Megapolitan
14 Komunitas Akan Ikut 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

14 Komunitas Akan Ikut "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Megapolitan
Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Megapolitan
Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Megapolitan
72 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

72 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
130 Hari Menuju Formula E, Jakpro Sebut Belum Ada Sponsor yang Resmi Bergabung

130 Hari Menuju Formula E, Jakpro Sebut Belum Ada Sponsor yang Resmi Bergabung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.