Tabrak Tiang dan Terjatuh, Dua Begal Bercelurit di Cipayung Diamuk Warga

Kompas.com - 22/10/2021, 17:11 WIB
Dua begal berinisial FDR dan FR menjadi sasaran amuk warga setelah keduanya beraksi di wilayah RT 11 RW 03 Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (19/10/2021) dini hari. DOK. ISTIMEWADua begal berinisial FDR dan FR menjadi sasaran amuk warga setelah keduanya beraksi di wilayah RT 11 RW 03 Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (19/10/2021) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua begal berinisial FDR dan FR menjadi sasaran amuk warga setelah keduanya beraksi di wilayah RT 11 RW 03 Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (19/10/2021) dini hari.

Awalnya, korban bernama Muhammad sedang berada di salah satu warung di wilayah tersebut.

"(Korban) memainkan handphone. Dua pelaku lalu lalang di warung tersebut dan sempat dicurigai oleh korban," kata Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Erwin Kurniawan saat konferensi pers, Jumat (22/10/2021).

Korban kemudian keluar dari warung. Ketika berjalan, korban dihampiri pelaku yang membawa celurit.

Baca juga: Kelompok Begal di Tangerang Dipimpin Remaja, Residivis Kasus Sama

"Salah satu pelaku meminta handphone korban untuk diserahkan. Tetapi korban kembali lagi ke warung dan berteriak minta tolong," ujar Erwin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemilik warung kemudian membantu korban dengan melempar besi ke arah pelaku agar pergi.

Warga mengetahui kejadian itu. Pelaku langsung berusaha kabur dengan berboncengan. Namun, buser dan warga tak kalah cepat saat melakukan pengejaran.

Baca juga: Wanita di Cipayung Jadi Korban Begal Payudara Saat Pulang Kerja

"Dalam proses pengejaran tersebut, karena (pelaku) panik, akhirnya menabrak tiang listrik," kata Erwin.

Kedua pelaku terjatuh. Kepala FDR terbentur. Kedua pelaku dilarikan ke rumah sakit.

Karena masih dirawat, kedua pelaku masih dalam proses sebagai tersangka.

"Keduanya proses penyidikan sebagai tersangka yang diatur dalam Pasal 365 KUHP, ancaman 12 tahun penjara," tutur Erwin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Megapolitan
Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Megapolitan
Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Megapolitan
Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Megapolitan
Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Megapolitan
Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Megapolitan
Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.