Kompas.com - 25/11/2021, 08:10 WIB
Angin kencang melanda wilayah Ibu Kota menyebabkan pohon tumbang di depan Puskesmas Kelurahan Kalibata 2 Jalan Samali Ujung RT 08 RW 09, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021). dokumentasi pribadiAngin kencang melanda wilayah Ibu Kota menyebabkan pohon tumbang di depan Puskesmas Kelurahan Kalibata 2 Jalan Samali Ujung RT 08 RW 09, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Jakarta diminta mewaspadai pohon tumbang menyusul cuaca ekstrem seperti angin kencang yang dalam beberapa hari terakhir terjadi di Ibu Kota.

Masyarakat bisa melapor ke petugas jika melihat ada pohon yang rawan tumbang.

"Kalau memang kondisi pohon sudah terlihat lebat ataupun sudah tidak subur, bisa lapor ke kami," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda, Kamis (25/11/2021).

Untuk melapor, warga cukup menghubungi nomor Jakarta Siaga 112. Nomor tunggal panggilan darurat itu bisa dihubungi 24 jam nonstop dan bebas pulsa.

Baca juga: 26 Pohon Tumbang Saat Angin Kencang Melanda Jakarta Selasa Malam

Nomor darurat tersebut juga bisa diakses oleh semua operator telepon. Bahkan nomor darurat itu juga bisa diakses dengan ponsel tanpa kartu sim.

"Setelah warga membuat laporan, kami akan tinjau dulu. Jika memang patut ditoping, akan kami toping," ujar Mila.

Mila mengatakan, laporan warga ini penting untuk membantu petugas menemukan dan mengidentifikasi pohon yang kondisinya sudah rawan tumbang.

Saat ini, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakpus menerjunkan 70 petugas satgas pasukan hijau untuk mengantisipasi pohon tumbang.

"Kami tempatkan 70 petugas dalam mengantisipasi pohon tumbang. Tiap kecamatan di Jakarta Pusat mereka kami tempatkan," kata Mila.

Baca juga: Ini Penjelasan BMKG soal Penyebab Angin Kencang di Wilayah Jakarta Semalam

Mila mengatakan, petugas itu secara rutin menoping pohon di Jakarta Pusat yang kondisinya mulai rapuh dan rawan tumbang.

"Penopingan ini dari hasil laporan masyarakat atau petugas yang melihat kondisi pohon sudah harus ditoping," ujarnya.

Pada Selasa (22/11/2021), angin kencang sempat melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya. BMKG mencatat, angin kencang dengan kecepatan berkisar antara 28-46 km/jam itu terjadi sekitar pukul 18.30 sampai 19.00 WIB.

Angin kencang itu membuat 26 pohon di lima wilayah di Ibu Kota tumbang. Di Karet Tengsin, Tanah Abang, sebuah pohon kedodong tumbang dan melukai seorang warga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beberapa Pengeroyok Kakek 89 Tahun di Cakung Belum Tertangkap, Polisi Pegang Data Kendaraan

Beberapa Pengeroyok Kakek 89 Tahun di Cakung Belum Tertangkap, Polisi Pegang Data Kendaraan

Megapolitan
Rumah Jaelani di Pegangsaan Dua Jadi Pilot Project 'Bedah Rumah' oleh Polsek Wilayah Jakarta Utara

Rumah Jaelani di Pegangsaan Dua Jadi Pilot Project "Bedah Rumah" oleh Polsek Wilayah Jakarta Utara

Megapolitan
Dua Siswanya Terpapar Covid-19, SMPN 77 Cempaka Putih Tetap PTM

Dua Siswanya Terpapar Covid-19, SMPN 77 Cempaka Putih Tetap PTM

Megapolitan
18 Sekolah di 4 Kecamatan Jakpus Ditutup Sementara akibat Siswa Positif Covid-19

18 Sekolah di 4 Kecamatan Jakpus Ditutup Sementara akibat Siswa Positif Covid-19

Megapolitan
Formula E Gagal Tender dan Belum Dapat Sponsor, Pemprov DKI Diminta Terbuka

Formula E Gagal Tender dan Belum Dapat Sponsor, Pemprov DKI Diminta Terbuka

Megapolitan
Makam Terduga Korban Pembunuhan oleh Temannya Sendiri di Jatiwaringin Dibongkar untuk Keperluan Otopsi

Makam Terduga Korban Pembunuhan oleh Temannya Sendiri di Jatiwaringin Dibongkar untuk Keperluan Otopsi

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas, Awalnya Serempetan dan Ada Provokasi Pemotor

Kronologi Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas, Awalnya Serempetan dan Ada Provokasi Pemotor

Megapolitan
Saat Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak Drastis dan RLC Mulai Dipenuhi Pasien

Saat Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak Drastis dan RLC Mulai Dipenuhi Pasien

Megapolitan
PPKM Level 2 Diperpanjang, Jakarta Tetap Bisa Gelar PTM 100 Persen

PPKM Level 2 Diperpanjang, Jakarta Tetap Bisa Gelar PTM 100 Persen

Megapolitan
Mediator Berhalangan Hadir, Sidang Mediasi Yusuf Mansur Kasus Tabung Tanah Ditunda

Mediator Berhalangan Hadir, Sidang Mediasi Yusuf Mansur Kasus Tabung Tanah Ditunda

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Akan Ditutup jika Ada Kondisi Ini...

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Akan Ditutup jika Ada Kondisi Ini...

Megapolitan
5 Orang yang Terlibat Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Ditetapkan sebagai Tersangka, Berikut Peran-perannya...

5 Orang yang Terlibat Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Ditetapkan sebagai Tersangka, Berikut Peran-perannya...

Megapolitan
Aturan WFO di Jakarta Selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Aturan WFO di Jakarta Selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Sekalipun Ada, Omicron Tidak Akan Mengganggu G20

Wagub DKI Jakarta: Sekalipun Ada, Omicron Tidak Akan Mengganggu G20

Megapolitan
Penumpang Motor Tewas Tertabrak Truk di Kebon Jeruk, Pengendara Motor Jadi Tersangka

Penumpang Motor Tewas Tertabrak Truk di Kebon Jeruk, Pengendara Motor Jadi Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.