Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Belum Terima Informasi soal Sekolah yang Batalkan PTM 100 Persen

Kompas.com - 17/01/2022, 19:04 WIB
Muhammad Naufal,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kota Tangerang belum menerima informasi soal pembatalan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen oleh pihak sekolah akibat kasus Covid-19. Adapun PTM 100 persen telah diterapkan di Kota Tangerang sejak 3 Januari 2022.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin, institusi yang mengetahui terkait pembatalan PTM 100 persen di sekolah yakni dinas kesehatan.

"Saya belum ada info (soal sekolah yang membatalkan PTM 100 persen), mungkin dari Dinkes ya. Belum ada informasi terkait itu," ucap Jamaluddin, kepada wartawan, Senin (17/1/2022).

Baca juga: PTM 100 Persen Masuk Minggu ke-3, Disdik Kota Tangerang Klaim Masih Aman

Sementara, Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggaraeini belum merespons soal temuan kasus Covid-19 di sekolah yang menggelar PTM 100 persen.

Sebagai informasi, Pemkot Tangerang sempat menggelar screening tes Covid-19 di sekolah yang menggelar PTM 100 persen pada 3 Januari 2022. hasilnya, 1.300 pihak yang terlibat PT dinyatakan negatif Covid-19.

Kemudian, pada 12 Januari 2022, Pemkot Tangerang kembali menggelar tes. Namun hingga saat ini, pemkot belum mengumumkan hasilnya.

Berdasarkan catatan Kompas.com, pada Oktober 2021, Dinkes Kota Tangerang pernah mengumumkan 69 murid, guru, hingga staf sekolah yang terlibat PTM terpapar Covid-19.

Saat itu, PTM yang diselenggarakan masih diikuti oleh 50 persen siswa. Akibat temuan terebut, sejumlah sekolah harus membatalkan penerapan PTM dan kembali menggelar kegiatan belajar secara daring (online).

Baca juga: Bersikeras Gelar PTM 100 Persen di Tengah Lonjakan Covid-19, Disdik Tangerang: Ini Instruksi 4 Menteri

Tetap terapkan PTM 100 persen

Pemkot Tangerang tetap menggelar PTM 100 persen meski ada kenaikan kasus Covid-19. Jamaluddin mengatakan, pihaknya hanya menjalankan aturan sesuai surat keputusan bersama (SKB) empat menteri.

Berdasarkan aturan tersebut, daerah yang berstatus PPKM Level 1 dan 2 bisa menggelar PTM 100 persen. Saat ini Kota Tangerang berstatus PPKM Level 2.

"Ya ini kan PTM istruksi dari empat menteri (SKB 4 Menteri) ya," ujar Jamaluddin.

Menurut Jamaluddin, Disdik Kota Tangerang berhak untuk tetap menggelar PTM berkapasitas 100 persen.

"Jadi, artinya bahwa pemerintah daerah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (100 persen)," katanya.

Baca juga: Epidemiolog Sarankan PTM 100 Persen di Kota Tangerang Ditunda demi Keselamatan Masyarakat

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya tak akan mengurangi kapasitas PTM 100 persen karena durasi skema belajar di sekolah hanya dua kali dalam sepekan.

"Enggak (mengurangi kapasitas PTM). Sekarang ini sudah minim PTM yang kita lakukan. Jadi mereka seminggu cuma dua kali," ucapnya, Senin (10/1/2022).

Menurut dia, pelaksanaan PTM di Kota Tangerang itu pun kini masih sebatas uji coba. Kemudian, pemkot akan mengevaluasi pelaksanaan PTM 100 persen pada pekan ketiga.

Sebagai informasi, berikut penambahan kasus Covid-19 di Kota Tangerang selama beberapa hari terakhir:

  • 10 Januari 2022: 3 kasus
  • 11 Januari 2022: 9 kasus
  • 12 Januari 2022: 18 kasus
  • 13 Januari 2022: 21 kasus
  • 14 Januari 2022: 25 kasus
  • 15 Januari 2022: 37 kasus
  • 16 Januari 2022: 24 kasus

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Megapolitan
Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset'

Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset"

Megapolitan
Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Megapolitan
Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Megapolitan
Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Megapolitan
Pekan Depan, KASN Rilis Hasil Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

Pekan Depan, KASN Rilis Hasil Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

Megapolitan
Tentukan Jumlah Pantarlih hingga Anggaran Pilgub, KPU Jakarta Gelar Rakor Pemetaan TPS

Tentukan Jumlah Pantarlih hingga Anggaran Pilgub, KPU Jakarta Gelar Rakor Pemetaan TPS

Megapolitan
Pagi Ini, Banjir Rendam 38 RT di Jakarta Akibat Hujan dan Luapan Kali

Pagi Ini, Banjir Rendam 38 RT di Jakarta Akibat Hujan dan Luapan Kali

Megapolitan
KPU Jakarta Petakan TPS Jelang Pilkada 2024: Jumlah DPT 600 Orang Per TPS

KPU Jakarta Petakan TPS Jelang Pilkada 2024: Jumlah DPT 600 Orang Per TPS

Megapolitan
Bawaslu Depok Tidak Temukan Jejak Dugaan Supian Suri Lakukan Politik Praktis

Bawaslu Depok Tidak Temukan Jejak Dugaan Supian Suri Lakukan Politik Praktis

Megapolitan
KPU Jakarta Bakal Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

KPU Jakarta Bakal Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Tanggal 28 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 28 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Megapolitan
3.772 Kendaraan Ditilang karena Lawan Arah di 17 Lokasi di Jakarta

3.772 Kendaraan Ditilang karena Lawan Arah di 17 Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com