Warga Klender Disebut Terlibat Pengeroyokan Ade Armando Saat Demo, Ketua RT: Dia Sudah Tidak Tinggal di Sini

Kompas.com - 12/04/2022, 12:50 WIB
Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELADosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu terduga pelaku yang mengeroyok dosen Universitas Indonesia Ade Armando saat kericuhan dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, yakni DU, sudah tidak tinggal di Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RT setempat, Supono saat ditemui di kediamannya, Selasa (12/4/2022).

"Alamat memang KTP sini, tetapi tempat tinggalnya di belakang Assafiiyah (Jatiwaringin, Bekasi), di sana," tutur Supono kepada wartawan.

Baca juga: Polda Metro Kantongi Identitas 4 Terduga Pelaku yang Keroyok Ade Armando

Supono mengatakan, DU sudah pindah ke Jatiwaringin sejak kecil. Kini, rumah yang berada di wilayah tersebut telah dijual.

"Setelah rumah ini dijual, dia pindah ke sana. Ngontrak daerah Jatiwaringin," ucap Supono.

Menurut Supono, DU sudah tidak pernah kembali lagi ke rumah di daerah Klender itu.

"Enggak pernah," kata Supono.

Berdasarkan informasi, DU bekerja sebagai guru ngaji di daerah Palmerah, Jakarta Barat dan belum menikah.

Baca juga: Ade Armando Dikeroyok saat Demo 11 April, Terluka di Kepala, Wajah Pelaku Terekam Jelas

"Guru ngaji di daerah Palmerah sana, tapi pastinya saya enggak tahu," ucap Supono.

Supono mengatakan, polisi juga telah mendatangi rumah DU di Klender pada Senin kemarin.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wajib Lapor Kasus Pornografi, Dea 'OnlyFans' Disebut Sedang Hamil

Wajib Lapor Kasus Pornografi, Dea "OnlyFans" Disebut Sedang Hamil

Megapolitan
Ikuti Sidang Mafia Tanah, Kakak Nirina Zubir: Ada Pemain Figuran

Ikuti Sidang Mafia Tanah, Kakak Nirina Zubir: Ada Pemain Figuran

Megapolitan
Polisi Tangkap Nelayan Pencuri Motor, Pelaku Kelabui Korban dengan Modus Pinjam

Polisi Tangkap Nelayan Pencuri Motor, Pelaku Kelabui Korban dengan Modus Pinjam

Megapolitan
Tanggapi Pembelaan Kolonel Priyanto, Oditur Militer Anggap Terdakwa Sengaja Buang Sejoli ke Sungai

Tanggapi Pembelaan Kolonel Priyanto, Oditur Militer Anggap Terdakwa Sengaja Buang Sejoli ke Sungai

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Sebut 'Work From Anywhere' Bisa Bikin Kerja Lebih Efektif

Wali Kota Tangsel Sebut "Work From Anywhere" Bisa Bikin Kerja Lebih Efektif

Megapolitan
Dharma Jaya Pastikan Sapi yang Dipasok ke Jakarta Bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku

Dharma Jaya Pastikan Sapi yang Dipasok ke Jakarta Bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku

Megapolitan
Bapak dan Anak yang Begal Ibu Muda di Teluknaga Sempat Coba Kabur Saat Hendak Ditangkap

Bapak dan Anak yang Begal Ibu Muda di Teluknaga Sempat Coba Kabur Saat Hendak Ditangkap

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Perumda Dharma Jaya Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

Pemprov DKI Minta Perumda Dharma Jaya Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

Megapolitan
Anies Dijadwalkan Tiba di Jakarta Rabu Besok Usai Kunjungan ke 3 Negara Eropa

Anies Dijadwalkan Tiba di Jakarta Rabu Besok Usai Kunjungan ke 3 Negara Eropa

Megapolitan
Bapak dan Anak Lakukan Percobaan Pembegalan di Teluknaga, Seorang Ibu Muda Dibacok

Bapak dan Anak Lakukan Percobaan Pembegalan di Teluknaga, Seorang Ibu Muda Dibacok

Megapolitan
Wagub Sebut Rusun Kampung Bayam Akan Diisi Warga Sekitar serta Mereka yang Terdampak Normalisasi Sungai

Wagub Sebut Rusun Kampung Bayam Akan Diisi Warga Sekitar serta Mereka yang Terdampak Normalisasi Sungai

Megapolitan
Jadi Saksi Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Harap Eks ART Divonis Seberat-beratnya

Jadi Saksi Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Harap Eks ART Divonis Seberat-beratnya

Megapolitan
Volume Angkutan Kargo Bandara Naungan AP II Capai 41.500 Ton Selama Periode Lebaran 2022

Volume Angkutan Kargo Bandara Naungan AP II Capai 41.500 Ton Selama Periode Lebaran 2022

Megapolitan
Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut, Pemkot Jakpus Libatkan Kader Dasawisma

Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut, Pemkot Jakpus Libatkan Kader Dasawisma

Megapolitan
Antisipasi Kekeringan, BPBD DKI Imbau Masyarakat untuk Hemat Air dan Tampung Air Hujan

Antisipasi Kekeringan, BPBD DKI Imbau Masyarakat untuk Hemat Air dan Tampung Air Hujan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.